Text
PENGARUH PERBANDINGAN KARBON DAN NITROGEN TERHADAP KUALITAS AIR DAN VOLUME FLOK PADA BUDIDAYA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) YANG DIPELIHARA DALAM WADAH TERKONTROL
Udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan sala satu komoditas budidaya
yang memiliki nilai ekonimis tinggi relatif mudah dibudidayakan karena tahan
terhadap serangan penyakit. Teknologi bioflok merupakan salah satu teknologi
yang tepat pemeliharaan udang vaname di wadah terkontrol, Tujuan penelitian
adalah untuk mengetahui karbon dan nitrogen terhadap pertumbuhan udang
vaname (L vannamei). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL)
terdiri dari empat perlakuan dan tiga kali Ulangan. Adapun perlakuan yang
digunakan penambahan karbon yang berbeda-beda yaitu Tanpa pemberian bioflok
(kontrol), C/N rasio 10, C/N rasio 12, C/N rasio 15. Penambahan molase dalam
media pemeliharaan yang menghasilkan pertumbuhan mutlak sebesar 1,27 gram/
per minggu, laju pertumbuhan spesifik 3,49 gram/ per hari, kelangsungan hidup
1,98%. Amoniak 1,67 mg/l, Nitrat 15,17 mg/l, Nitrit 0,56 mg/l, parameter kualitas
air seperti, suhu pada semua benda berkisar antara 25,3-25,4 C, pH berkisar antara
7-8, oksigen terlarut berkisar antara 27,7-26,6 mg/l, salinitas 12,0-11,9 ppt.
Disimpulkan bahwa penambahan C-organik molase menurunkan konsentrasi
(NH3), (NO2), (NO3), tetapi akan berpengaruh terhadap kelangsungan hidup
(SR%), pertumbuhan mutlak dan volume flok
Tidak tersedia versi lain