Text
KAJIAN TINGKAT KEPUASAN DAN PENGEMBANGAN PRASARANA TRANSPORTASI LAUT DI KOTA TIDORE KEPULAUAN
Kota Tidore Kepulauan merupakan daerah yang mempunyai karakteristik
kepulauan, dengan pelabuhan penyeberangan yang berada di pulau Tidore yang
menjadi kewenangan pemerintah daerah belum sesuai standar pelayanan
penumpang angkutan penyeberangan di pelabuhan, hal ini dapat kita lihat dari
prasarana yang dimiliki masih minim dan dengan keterbatasan anggaran
pemerintah untuk membangun prasarana pelabuhan tersebut. Penelitian ini
bertujuan menganalisis tingkat kepuasan masyarakat terhadap standar
pelayanan penumpang transportasi laut di pulau Tidore dan menentukan prioritas
pengembangan prasarana transportasi laut. Penelitian ini dilakukan dengan
survei melalui penyebaran kuesioner responden, lalu dilanjutkan dengan analisis
data hasil penelitian. Analisis dilakukan dengan menghitung Customer
Satisfaction Index (CSI), Importance Performance Analysis (IPA), dan Analytical
Hierarchy Process (AHP)
Hasil analisis diperoleh nilai indeks kepuasan penumpang di pelabuhan
Sarimalaha 53,70 persen dengan kriteria cukup puas, indeks kepuasan
penumpang di pelabuhan Itokici 48,87 persen dengan kriteria kurang puas,
indeks kepuasan penumpang di pelabuhan Rum 55,51 persen dengan kriteria
cukup puas, indeks kepuasan penumpang di pelabuhan Gurabati 50,01 persen
dengan kriteria cukup puas. Atribut pelayanan yang paling berpengaruh di
Pelabuhan antara lain ruang tunggu, toilet, mushola, lampu penerangan, fasilitas
pengatur suhu, dan tempat parkir.
Hasil analisis penentuan prioritas pengembangan prasarana pelabuhan
dengan Analytical Hierarchy Process (AHP) dibantu menggunakan tools aplikasi
Expert Choice 11, dengan 4 kriteria yakni, tingkat aksesibilitas, tingkat
kepadatan, tingkat kerusakan dan pengembangan wilayah, maka prioritas utama
untuk segera dikembangkan atau dibangun yakni pelabuhan Rum, selanjutnya
pelabuhan Itokici, pelabuhan Sarimalaha dan pelabuhan Gurabati
Tidak tersedia versi lain