Text
ANALISIS INDEKS KEPEKAAN PERAIRAN PANTAI BERDASARKAN KUALITAS AIR LAUT DI PULAU TERNATE DENGAN APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG)
h terpengaruh oleh dinamika massa air dari laut sekitar. Jumlah penduduk di
sekitar perairan pantai yang semakin padat dengan segala aktivitasnya, demikian
juga limbah industri domestik serta buangan-buangan lainnya juga masuk ke
perairan pantai. Kondisi demikian berpotensi mengakibatkan perubahan kualitas
perairan pantai sehingga lingkungan perairan menjadi peka/sensitif. Secara
ekologis wilayah pesisir Pulau Ternate mempunyai ekosistem sumberdaya pesisir
salah satunya adalah sebaran terumbu karang yang cukup luas . Dinamika faktor
fisika kimia perairan yang cenderung berubah mengikuti ruang dan waktu dapat
menyebabkan perubahan adaptasi terhadap ekosistem maupun organisme yang
berasosiasi didalamnya. Penelitian ini dilakukan untuk melihat tingkat kepekaan
perairan pantai berdasarkan sebaran kualitas air laut di Pulau Ternate dengan
pendekatan spasial. Tingkat kepekaan perairan pantai ditentukan dengan metode
skoring dan pembobotan terhadap parameter suhu, oksigen terlarut, salinitas, pH,
dan kecerahan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kondisi perairan pantai Pulau
Ternate didominasi oleh kategori S2 (Peka) memiliki luas 2.061 Ha. Kategori S3
(Cukup Peka) memiliki luas 493 Ha. kategori S1 (Sangat Peka) memiliki luas 52
Ha. Sedangkan untuk Perairan dengan kategori Normal (Tidak Peka) memiliki
luas 797 Ha.
Tidak tersedia versi lain