Text
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK CANGKANG (Endocarp) KENARI (Canarium indicum L.) TERHADAP PERTUMBUHAN Staphylococcus aureus ATCC25923 ( HASIL PENELITIAN AKAN DIJADIKAN SEBAGAI DRAFT Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) )
Kenari merupakan tanaman asli Indonesia yang banyak tumbuh di daerah
Indonesia bagian Timur, seperti, Maluku, dan Pulau Seram. Kenari merupakan
tanaman tropik yang tergolong dalam Famili Burseraceae, Genus Canarium, dan
memiliki sekitar 100 spesies yang kebanyakan tumbuh di hutan lembab dataran
rendah di daerah Melanesia. Tumbuhan yang digunakan sebagai antibakteri
adalah cangkang kenari. Masyarakat khususnya kaum wanita (remaja) di Maluku
Utara seperti Halmahera, Kepulauan Sula, dan pulau Makian memanfaatkan
kenari sebagai bedak untuk menghilangkan jerawat, flek hitam dan masalah kulit
lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan antibakteri dari ekstrak
cangkang kenari yang dapat menghambat pertumbuhan S. aureus dan senyawa
aktif dari cangkang kenari. Ekstraksi cangkang kenari dilakukan dengan teknik
maserasi sebanyak 2× menggunakan pelarut alkohol 70%. Analisis data dilakukan
secara deskriptif kualitatif meliputi zona hambat dan kosentrasi hambat
minimum (KHM) yang terbentuk sebagai aktivitas ekstrak cangkang kenari
terhadap pertumbuhan S. aureus. Hasil yang menunjukan bahwa ekstrak alkohol
cangkang kenari (Canarium indicum L.) memiliki aktivitas antibakteri terhadap S.
aureus dengan konsentrasi hambat minimum sebesar 30% serta mengandung
senyawa aktif berupa Alkaloid, Flavonoid, Saponin dan Triterpenoid. Hasil
penelitian ini dapat dikembangkan sebagai draft Lembar Kerja Mahasiswa (LKM)
tentang Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Cangkang Kenari Terhadap
Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus.
Tidak tersedia versi lain