Text
STUDI PERBANDINGAN BAMBU, ROTAN DAN BAJA SEBAGAI TULANGAN BALOK BETON
Kata kunci : Balok, Beton, Bambu, Rotan, Baja
Biji besi sebagai bahan baku tulangan baja pada beton tidak dapat diupayakan
peningkatan produksinya karena merupakan sumber daya alam yang tidak dapat
diperbaruhi. Untuk mengatasi akan ketergantungan pemakaian baja tulangan beton
tersebut maka digunakan alternatif material lain sebagai baja tulangan yang mudah, murah
dan tahan terhadap korosi, yaitu tulangan dari batang bambu dan rotan. Hal ini bertujuan
agar sumber daya alam yang kita miliki dapat dimanfaatkan kembali secara maksimal.
Penelitian ini menggunakan bambu, rotan dan baja sebagai tulangan balok beton.
Pengujian dilakukan dengan pembebanan satu titik, retak yang diharapkan pada pengujian
ini adalah kuat lentur. Tulangan dibuat dari 3 buah tulangan bambu berukuran 1cm x 1cm
dan mengunakan begel besi berdiameter 8mm dengan panjang balok 60cm, tulangan
rotan memiliki diameter 10mm sedangkan tulangan baja memiliki diameter yang sama
dengan tulangan rotan. Pengujian yang dilakukan berupa pengujian kapasitas lentur balok
beton tulangan bambu, rotan dan baja. Mutu beton yang di gunakan sebesar fc’ 20 MPa.
Benda uji kapasitas lentur balok berumur 28 hari dengan metode eksperimental
perbandingan bambu, rotan dan baja sebagai tulangan balok beton. Berdasarkan hasil
penelitian dapat disimpulkan bahwa tulangan baja lebih kuat dari pada tulangan bambu
dan rotan dan tulangan bambu lebih kuat dari pada tulangan rotan. Hal ini ditunjukkan
pada beban, lendutan dan keretakan pada balok walaupun demikian tulangan bambu dan
rotan juga bisa digunakan sebagai bahan konstruksi dan sebagai penganti tulangan baja.
Tidak tersedia versi lain