Text
INVENTARISASI JENIS TUMBUHAN PEWARNA ALAM DI SEKITAR KAWASAN HUTAN PRODUKSI KONVERSI (HPK) KELURAHAN SOA SIO KOTA TIDORE
WIWIK ENDANG SUKMAWATI. 04341811040. INVENTARISASI JENIS
TUMBUHAN PEWARNA ALAM DISEKITAR KAWASAN HUTAN
PRODUKSI KONVERSI (HPK) KELURAHAN SOA SIO KOTA TIDORE
Pembimbing : Aqshan Sadikin Nurdin SP.,M.Sc
Firlawanti Lestari Baguna, S.P., M.Si
RINGKASAN
Pewarna alami merupakan warna yang dapat dihasilkan dari berbagai jenis
tumbuhan penghasil pewarna alami yang dapat diperoleh dari bagian- bagiannya
seperti pada daun, kulit batang, kulit buah, biji, akar dan bunga yang telah melalui
beberapa proses yaitu direbus, dibakar, dimemarkan ditumbuk dan langsung
digunakan. Tujuan penelitian ini untuk menginventarisasi serta mengetahui indeks
keanekaragaman tumbuhan yang berpotensi sebagai pewarna alami di Kawasan
Hutan Produksi Konversi Kelurahan Soa Sio. Penelitian menggunakan metode
sampling plot bentuk petak persegi dengan luasan area penelitian 129 ha. plot
pengamatan yang di buat sebanyak 20 plot, dengan luasan plot semai 2m x 2m,
pancang 5m x 5m, tiang 10m x 10m, dan pohon 20m x 20m dan tingkat vegetasi
yang di teliti yaitu semai, pancang, tiang, dan pohon. Data yang dikumpulkan
berupa jumlah tumbuhan, diameter, dan tinggi. Rumus yang digunakan yakni
analisis vegetasi dan indeks keanekaragaman. Hasil penelitian ditemukan 31 jenis
tumbuhan, yang mendominasi yaitu sepat kecil (Macaranga trichocarpus) dengan
jumlah sebanyak 54 tumbuhan dan tumbuhan yang tidak mendominan atau paling
sedikit yaitu Durian (Durio zibethinus), Kareumbi (Homalanthus populneus) dan
Cempedak (Artocarpus integer). Pada Kawasan hutan produksi konversi terdapat 6
jenis tumbuhan yang bisa digunakan sebagai bahan pewarna alam yaitu: Alpukat,
Melinjo, Mangga, Sukun, Cengkeh dan Nangka
Kata kunci: Kawasan Hutan Produksi Konversi, Inventarisasi, Tumbuhan pewarna
Tidak tersedia versi lain