Text
KARAKTERISTIK MINYAK ATSIRI BIJI BUAH PALA DENGAN PENGERINGAN MATAHARI MENGGUNAKAN ALAS PENGERING YANG BERBEDA
Pengeringan yang sering digunakan petani biji pala adalah pengeringan
matahari. Alternatif alas untuk mempercepat waktu pengeringan yaitu alas seng,
terpal dan lantai jemur diharapkan bisa mempersingkat waktu pengeringan,
meningkatkan mutu biji pala kering dan kualitas minyak atsiri. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengeringan matahari menggunakan alas
pengering yang berbeda terhadap karakteristik minyak atsiri biji pala dan
mengetahui alas yang tepat dalam pengeringan matahari yang menghasilkan
minyak atsiri biji pala karakteristik terbaik. Penelitian ini menggunakan metode
eksperimental dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) 1 faktor, yaitu
pengeringan matahari dengan 3 taraf perlakuan, (A1 = terpal A2 = seng dan A3 =
lantai jemur) dengan pengulangan pada kelompok 3 lokasi pengeringan berbeda
(B1= Waigitang, B2= Sangapati, dan B3= Mataketen). Minyak atsiri biji pala
dengan pengeringan matahari menggunakan alas pengering yang berbeda
menunjukkan hasil yang berbeda terhadap karakteristik indeks bias (1.382 –
1.388) dan rendemen minyak atsiri (0.028 – 0.045), tetapi tidak memberikan
pengaruh terhadap kelarutan minyak atsiri biji pala. Dilihat dari indeks bias,
kelarutan terhadap etanol 90% dan rendemen minyak atsiri, perlakuan
pengeringan biji pala dengan alas seng adalah yang terbaik dari semua satuan
perlakuan.
Kata Kunci: Indeks Bias, Kelarutan Dalam Etanol 90%, dan Rendemen Minyak
Atsiri.
Tidak tersedia versi lain