Text
PENGUJIAN KONSISTENSI TANAH DISTABILISASI CAMPURAN SEMEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE TEKAN BEBAS (UNCONFINED COMPRESSION TEST)
Abstrak—Tanah dasar merupakan pondasi bagi perkerasan jalan, baik perkerasan yang
terdapat pada jalur lalu lintas maupun bahu jalan. Sebagai pondasi perkerasan harus
mempunyai kekuatan atau daya dukung terhadap beban kendaraan, dengan tujuan untuk
meningkatkan daya dukung tanah agar dapat memikul beban komstruksi yang akan berdiri
diatasnya. Metode yang sering digunakan yaitu stabilisasi tanah dengan penambahan
stabilisator. Pada penelitian ni stabilisasi tanah lempung dengan penambahan semen.
Penelitian ini dimulai dengan melakukan pengambilan sampel tanah lempung dan pengujian di
laboratorium guna mengetahui nilai sifat fisis tanah maupun mekanis tanah menggunakan uji
kuat tekan bebas (Unconfined Compression Test). Sampel tanah terdiri dari 4 (empat) variasi
campuran dengan kadar semen sebanyak 2,5% , 5% ,7,5% dan 10%. Dari penelitian ini
diperoleh bahwa sampel tanah asli memiliki kadar air sebesar 39,60 %, berat jenis 2,63, batas
cair 57,87, dan indeks plastis 22,75. Berdasarkan klasifikasi AASHTO, sampel ini termasuk
dalam jenis klasifikasi A-7-5, yaitu lempung dengan penilaian sedang sampai buruk. Dari uji kuat
tekan bebas pada sampel tanah asli diperoleh nilai kuat tekan tanah sebesar 0,31 Kg/cm².
setelah tanah distabilisasi dengan campuran semen berbagai variasi diperoleh kesimpulan
bahwa material semen berfungsi pada campuran 2,5% dengan nilai kuat tekan tanah sebesar
0,39 Kg/cm² untuk memperbaiki sifat-sifat tanah dan daya dukung tanah yang distabilisasi. Hasil
penelitian ini menunjukan bahwa semakin banyak campuran pada tanah maka daya dukung
tanah akan mengalami penurunan sehingga tanah mudag pecah ketika diberi tekanan vertikal.
Kata kunci : Tanah lempung, semen , stabilisasi tanah, kuat tekan bebas
Tidak tersedia versi lain