Text
PENGARUH PENINGKATAN SUHU TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN NEMO (Amphiprion ocellaris)
Ikan hias merupakan salah satu komoditas Indonesia yang sangat
berpotenesi di pasar Internasional yang memiliki pangsa pasar salah satu ikan hias
air laut yang banyak diminati oleh masyarakat serta memiliki peluang yang cukup
tinggi adalah ikan nemo (Amphiprion ocellaris). Ikan nemo diminati karena
perpaduan warna dan gerakan yang lincah dan menarik. Penelitian ini
dilaksanakan pada tanggal 27 juni sampai 15 agustus, di UPT Laboratorium
Terpadu Unkhair. Kelurahan sasa Kecamatan Ternate Selatan. Rancangan
percobaan yang digunakan dalam penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap
(RAL) dengan 4 perlakuan, masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali
ulangan. Adapun perlakuan suhu yang diuji dalam penelitian ini adalah Perlakuan
A suhu 28 0 C (Kontrol) B suhu 29 0 C suhu 300 C D suhu 310 C, suhu yang
berbeda yaitu A 280 C, B 290 C, C 300 C dan D 310 C. Hasil penelitian
menunjukan bahwa Perlakuan B (290 C) menghasilkan panjang mutlak tertinggi
yaitu 1,81 cm. Bobot mutlak perlakuan B nilai 1,063 gr, Laju pertumbuhan
spesifik perlakuan B (0,788 %) , kelangsungan hidup sebesar 100%, Berdasarkan
kecerahan warna merah benih ikan nemo peningkatan pada perlakuan D 186,
warna hijau D 125, warna Biru D 19,6, Nilai pH 7,8-7,9, oksigen terlarut 6,8-7,8
mg/L, suhu 25-330 C, salinitas 25-40 ppt. Kesimpulan Suhu ideal untuk
pertumbuhan panjang, berat, LPS, kelangsungan hidup adalah 29oC. Semakin
tinggi suhu mengakibatkan pertumbuhan panjang berat, LPS dan kelangsungan
hidup semakin rendah namun, meningkatan kecerahan warna.
Kata kunci. Peningkatan Suhu Pertumbuhan Ikan Nemo (Amphiprion
ocellaris)
Tidak tersedia versi lain