Text
ANALISIS PEMANFAATAN HASIL HUTAN BUKAN KAYU (HHBK) DI DESA SAGEA KECAMATAN WEDA UTARA KABUPATEN HALMAHERA TENGAH
Hutan merupakan modal pembangunan Nasional yang memiliki manfaat ekologi,
ekonomi dan sosial budaya. Upaya pengembangan HHBK perlu dilakukan secara
berkelanjutan, mengingat komoditas HHBK sangat beragam di setiap daerah dan
banyak melibatkan berbagai pihak dalam memproses hasilnya. Tujuan dari
penelitian ini adalah mengetahui jenis-jenis dan bentuk pemanfaatan HHBK di
Desa Sagea Kecamatan Weda Utara Kabupaten Halmahera Tengah. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan wawancar. jumlah
sampel yang dijadikan responden dalam penelitian ini adalah sebesar 10% dari
total masyarakat yang masih menjadikan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK)
Sebagai salah satu mata pencarian mereka yaitu sebanyak 120 KK dari total
populasi masarakat Desa Sagea sebesar 931 jiwa. Dari perhitungan menggunakan
slovin diperoleh jumlah responden sebanyak 55. Jenis-jenis HHBK yang
teridentifikasi di Desa Sagea terdapat 22 jenis denan hanya 5 jenis HHBK yang
dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai produk jadi yakni Sagu (Metroxylon Sp)
yang dimanfaatkan menjadi kalasa, tepung sagu, atap rumah, sagu lempeng. Rotan
(Calameae) yang dimanfaatkan Saloi. Bambu (Bambusa Sp.) yang dimanfaatkan
pagar, ancak, para-para nyiru, saringan sagu, penjepit, sayur rebung. Aren
(Arenga Pinnata) yang dimanfaatkan menjadi sapu lidi. Pandan Duri (Pandanus
tectorius) dimanfaatkan menjadi tikar dan tempat pinang.
Tidak tersedia versi lain