Text
KARAKTERISTIK BETON SELF COMPACTING CONCRETE (SCC) DENGAN MENGGUNAKAN PASIR APUNG KOTA TIDORE KEPULAUAN
Seiring dengan perkembangan teknologi, ada beberapa penelitian yang menjadi solusi
alternatif dengan pemanfaatan pasir apung sebagai bahan pengganti agregat halus dalam
pembuatan beton ringan. Namun dengan menggunakan pasir apung sebagai bahan
pengganti dapat menyebabkan pemadatan yang kurang sempuran sehingga terjadi
penurunan kekuatan beton. Solusi dalam hal Ini yaitu dengan menggunakan Self
Compacting Concrete atau beton memadat sendiri agar menghindari pembuatan beton yang
tidak sempurna. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik beton dan berat
beton. Penelitian Ini menggunakan metode eksperimental yang mengkaji mengenai
karaktaristik beton Self Compacting Concrete yang menggunakan pasir apung sebagai
agregat bahan pengganti agregat halus. Ada 30 benda uji silinder dengan ukuran 15 x 30
cm dilakukan pengujian kuat tekan beton dan modulus elastisitas beton. Beton normal (BN)
menggunakan pasir dari Togafo dan kerikil dari Daulasi. Beton variasi (BV) dibuat dengan
penambahan bahan kimia seperti Superplastisaizer dan Retarder, serta menggunakan pasir
apung. Sedangkan untuk beton normal tidak diperlukan penambahan Superplastisaizer,
Retarder, dan pasir apung. Dibuat masing-masing 15 benda uji silinder untuk uji kuat tekan
beton dan elastisitas beton, dengan mutu yang direncanakan 25 MPa, perawatan yang
dilakukan selama 28 hari.
Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan pada pengujian kuat tekan beton Self
Compacting Concrete (SCC) dengan menggunakan pasir apung pada umur 28 hari adalah
24,59 Mpa untuk 0%, 21,42 Mpa untuK 50%, 20,16 Mpa untuk 60%, 18,01 Mpa untuk 80%,
17,54 Mpa untuk 100%. Pada pengujian modulus elastisitas beton Self Compacting
Concrete (SCC), hasil yang didapatkan sesuai variasi pasir apung adalah 28911,8 MPa
untuk 0% untuk 25692,8 MPa untuk 50%, 24649,6 MPa untuk 60%, 23214,7 MPa untuk
80%, dan 22515,4 MPa 100%. Dari hasil penelitian yang didapat menunjukan bahwa
semakin banyak pasir apung yang digunakan dalam beton Self Compacting Concrete maka
semakin berkurang nilai kuat tekan dan modulus elastisitas. Pada perbandingan berat
variasi pasir, hasil yang didapatkan sesuai dengan berat beton yang dihasilkan adalah
2197,48 kg/m3 untuk 0%, 1967,48 kg/m3 untuk 50%, 1883,14 kg/m3 untuk 60%, 1776,92
kg/m3 untuk 80%, 1712,08 kg/m3 untuk 100%. Maka pada perbandingan tersebut didapatkan
bahwa semakin tinggi variasi pasir apung yang digunakan maka semakin ringan beton yang
di hasilkan, begitupun sebaliknya semakin kecil variasi pasir apung yang digunakan maka
semakin berat beton yang dihasilkan.
Kata Kunci: Beton Self Compacting Concrete, Pasir Apung.
Tidak tersedia versi lain