Text
EFEK TULANGAN KOROSI TERHADAP KAPASITAS LENTUR BALOK BETON BERTULANG
RIDWAN RASYID
EFEK TULANGAN KOROSI TERHADAP KAPASITAS LENTUR
BALOK BETON BERTULANG
Kata kunci: Korosi, Kapasitas lentur, Balok
Banyaknya proyek-proyek yang terhenti lantaran menunggu tahapan pengerjaan
selanjutnya, terutama yang terhenti pada saat pengerjaan bagian portal bangunan
yang terbuat dari beton bertulang pada bagian kolom dan balok, seringkali kali
tulangan baja dibiarkan tanpa pelindung tulangan baja akan mengalami perkorosian
(korosi) akibat dari cuaca dan lingkungan di sekitarnya, serangan korosi tidak hanya
menyerang bangunan yang menggunakan kontruksi baja saja, namun kontruksi beton
bertulang yang terlihat aman akan mengalami kerusakan yang sama pada waktu
tertentu terutama pada tulangan baja.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan menggunakan benda
uji berupa besi dan balok beton, dimensi besi yang digunakan adalah Ø8 dan Ø10
untuk uji tarik baja dan untuk balok 10 x 15 x 60 untuk uji kuat lentur, pembuatan
benda uji balok sesuai dengan SNI dan terdapat tiga variasi sesuai dengan rentan
waktu korosi yaitu 2 balok dengan rentan waktu 1 hari, 2 balok dengan rentan waktu
2 hari dan 2 balok untuk rentan waktu 2 hari. Proses korosi dilakukan dengan cara
direndam dengan air laut dan dialiri dengan arus listrik dengan tegangan 10 volt.
Hasil pengujian Tegangan lentur antara balok normal dan balok dengan tulangan
telah korosi memiliki perbandingan yang bervariasi, untuk balok normal memiliki hasil
tegangan lentur yaitu 12.07 MPa, dan untuk selang waktu 1 hari memiliki tegangan
lentur lebih rendah dari balok normal yaitu turun sebesar 1.16%, untuk balok variasi 2
hari penurunan sebesar 9.30% sedangkan korosi dengan selang waktu 3 hari memiliki
penurunan sebesar 19.77%. Lendutan balok normal dengan balok korosi memiliki nilai
berbeda, untuk balok normal dengan beban maksimum 55 kN mengalami lendutan
sebesar 30.39 mm, dan untuk balok korosi dengan selang waktu 1 hari memiliki beban
maksimum 53.75 kN dengan lendutan 31.25 mm, balok korosi dengan selang waktu
2 hari dengan beban maksimum 52.5 kN dengan lendutan 27.95 mm, sedangkan
balok korosi dengan selang waktu 3 hari memiliki beban maksimum 43.75 kN dengan
lendutan 37.72 mm.
Tidak tersedia versi lain