Text
PENGARUH PENAMBAHAN STYROFOAM PADA CAMPURAN ASPHAL CONCRETE – BINDER COURSE DENGAN PENGUJIAN MARSHALL
WAHYUDIN ANWAR MUHAMMAD
PENGARUH PENAMBAHAN STYROFOAM PADA CAMPURAN ASPAL CONCRETE -
BINDER COURSE DENGAN PENGUJIAN MARSHALL
Kata Kunci – bahan tambahan, styrofoam, laston ac-bc, pengujian marshall
Jalan adalah salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan pembangunan di
Indonesia. Kualitas jalan sebanding dengan tingkat kelancaran transportasi jalan. Salah
satu faktor yang mempengaruhi kualitas jalan raya adalah material yang digunakan dalam
pembuatan jalan. Material yang digunakan dalam pembuatan jalan diantaranya adalah
aspal dan agregat. Penggunaan aspal murni dalam pembuatan sangat mempengaruhi
ketersediaan aspal yang ada di dunia. Untuk meminimalisir penggunaan aspal dalam
pembuatan jalan maka digunakan aspal modifikasi. Aspal modifikasi terdiri campuran
material lain yang digunakan sebagai material penyusun aspal. Pencampuran material
tersebut membuat penggunaan aspal menjadi berkurang. Ada beberapa material yang
dapat digunakan sebagai material pencampur aspal yaitu salah satunya adalah styrofoam.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar aspal optimum (KAO) yang akan
digunakan pada campuran styrofoam.
Untuk mengetahui perbandingan karakteristik Asphalt Concrete - Binder Course
yang menggunakan Styrofoam dengan aspal yang tidak menggunakan Styrofoam.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang dilakukan di Laboratorium
Jalan dan Aspal Fakultas Teknik Universitas Khairun. Benda uji dalam penelitian ini adalah
menggunakan campuran aspal normal dan campuran Styrofoam sebagai perbandingan
karakteristik agregat dengan mutu yang lebih baik. Penelitian yang dilakukan adalah
pengujian sifat fisik material yang terdiri dari pengujian aspal,agregat halus, dan agregat
kasar. Kemudian menentukan kadar aspal optimum yang akan digunakan. Lalu melakukan
uji Marshall. Setelah itu melakuakn anallisis, pembahasan dan kesimpulan dari hasil
pengujian yang telah dilakukan.
Hasil penelitian menunjukan nilai kadar aspal optimum sebesar 6,04%. karakteristik
campuran Asphalt Concrete – Binder Course dengan mengunakan Styrofoam memiliki
nilai karakteristik Marshall. Nilai stabilitas, flow, Marshall Quotient dan VMA, pada
campuran Styrofoam 2%, 2,5% dan 3% lebih besar dibandingkan dengan campuran
normal. Hal ini menunjukan bahwa pada pengujian Marshall campuran Styrofoam lebih
baik dari pada campuran normal.
Tidak tersedia versi lain