Text
IMPLEMENTASI TEKNIK LOAD BALANCING DAN FAILOVER PADA DUA ISP DENGAN METODE PER CONNECTION CLASSIFIER (PCC) DAN Nth BERBASIS MIKROTIK ROUTEROS
IMPLEMENTASI TEKNIK LOAD BALANCING DAN FAILOVER PADA DUA ISP
DENGAN METODE PER CONNECTION CLASSIFIER (PCC) DAN Nth BERBASIS
MIKROTIK ROUTEROS
Albar B Abdullah1
, Ahmad Fuad2
, Salkin Lutfi3
123Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Khairun
Jl. Jati Metro, Kota Ternate Selatan
Email: albarbakir1996@gmail.com1
, Fuad@unkhair.ac.id2
, Salkin@unkhair.ac.id3
Kata Kunci: Internet, Load Balancing, Failover, Per Connection Classifier, Nth
Perkembangan teknologi adalah jaringan internet. Karena setiap orang membutuhkan
jaringan internet untuk kebutuhan sehari-hari baik itu individu, perguruan tinggi, maupun sekolah.
Begitu halnya Program Studi Teknik Informatika Universitas Kharun dengan jumlah mahasiswa yang
aktif kisaran 800 lebih pada tahun 2022. Berdasarkan dari banyaknya pengguna dengan kebutuhan
internet yang berbeda-beda dan hanya memiliki satu line ISP, dan jika ISP tersebut mengalami
ganguan jaringan terdapat masalah yang akan mempengaruhi kinerja Dosen dan Mahasiswa,
diantaranya adanya traffic yang berlebihan mengakibatkan ganguan jaringan pada server(down),
dan belum adanya pembagian beban traffic pada dua line ISP sehingga terjadinya overload. Pada
penelitian tugas akhir ini dirancang suatu penyeimbangan beban dan koneksi dalam menggunakan
dua line ISP, untuk mengatasi permasalahan traffic jaringan yang berlebihan menggunakan teknik
load balancing. Load balancing adalah teknik untuk mendistribusikan beban traffic pada dua atau
lebih jalur koneksi secara seimbang agar traffic dapat berjalan optimal, memaksimalkan throughput,
memperkecil waktu tanggap dan menghindari overload pada salah satu jalur koneksi. Metode yang
digunakan yakni metode Nth (Koneksi ke-n) dan metode Per Connection Classifier (PCC) yang
diimplementasikan menggunakan perangkat Routerboard Mikrotik. Dengan kedua metode ini,
seluruh request internet dari pengguna akan masuk ke router yang sudah di konfigurasi dengan
metode Nth dan PCC terlebih dahulu, sehingga pada router akan terjadi pengaturan jalur keluarnya
request dari pengguna melalui line ISP1 atau line ISP2 untuk bisa menuju koneksi internet. Hasil
pengujian menunjukkan terjadinya pemerataan akses keluar menuju line ISP 1 maupun line ISP 2
secara seimbang, sehingga tidak terjadi overload di salah satu line ISP tersebut.
Tidak tersedia versi lain