Text
POLA INTERAKSI SOSIAL MASYARAKAT NELAYAN DI DESA BAJO SANGKUANG KECAMATAN BOTANG LOMANG KABUPATEN HALMAHERA SELATAN
Nama : Intan Marwan
Npm : 03071811004
Judul : Pola Interaksi Sosial Masyarakat Nelayan di Desa Bajo Sangkuang Kecamatan
Botang Lomang Kabupaten Halmahera Selatan 2022 Pembibing Dr Syahril
Muhammad,M.Hum,Dr. Wahyudin Noe,S.Pd,.M.Pd
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masyarakat desa Bajo Sangkuang melaksanakan
proses interaksi sosial yang mendalam masyarakat nelayan memiliki permasalahan yang
terjadi adannya masyarakat lainnya. ini dapat dilihat dari proses pemanfaatan sumberdaya
perikanan baik melalui perikanan tangkap maupun perikanan budidaya, melaksanakan
kegiatan pengolahan hasil perikananan, yang belum maksimal baik melalui proses
pengasapan, maupun dalam bentuk pengelolaan lainnya, melaksanakan hubungan kerjasama
dengan kelembagaan yang ada di desa masih minim terhadap proses pengelolahan
masyarakat yang masih minim serta melaksanakan hubungan kerjasama dengan pemerintah
desa.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif adalah
penelitian dimana penelitian di tempatkan sebagai instrument kunci, teknik pengumpulan
data di lakukan secara penggabungan dan analisis data bersifat alamiah dan transparan.
Sumber data dalam penelitian ini dibagi menjadi dua, yakni sumber data primer dan sumber
data sekunder Data primer data primernya adalah data yang berasal dari hasil wawancara
dengan responden. Data sekunder data sekunder adalah berbagai bahan yang didapat dari
hasil studi kepustakaan (data pendukung) peneliti.sedangkan tehnik pengumpulan digunakan
observasi,wawancara,dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukan Masyarakat nelayan secara umum memiliki pola
interaksi yang sangat mendalam, pola interaksi yang dimaksud dapat dilihat dari hubungan
kerjasama dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari, baik hubungan dengan sesama nelayan
maupun dengan masyarakat lainnya, mereka memiliki tujuan yang jelas dalam melaksanakan
usahanya serta dilakukan dengan sistem yang permanen, sesuai dengan kebudayaan pada
masyarakat nelayan yang kemudian dipakai sebagai alat untuk menagkap ikan umumnya
diketahui oleh masyarakat desa Bajo sangkuang.
Selanjutnya Maka tak heran jika banyak masyarakat bajo sangkuang yang hidup di
daerah pesisir yang di mana menjadikan laut sebagai sumber mata pencaharian mereka
sehari-hari untuk menyambung kehidupan.Faktor-faktor yang mempengaruhi interaksi sosial
masyarakat di desa Bajo Sangkuang Pertama, Masyarakat yang sepenuhnya mengantungan
hidupnya dilaut.Jadi untuk masyarakat nelayan ini yang di mana menjadi nelayan merupakan
pekerjaan yang utama.Kedua, Masyarakat yang tidak hanya sebagai nelayan, akan tetapi
bekerja sebagai buruh lainnya seperti pegawai bangunan. Ketiga, masyarakat nelayan yang
melakukan aktivitas usaha sebagai mengolah ikan dengan bentuk pengasapan dan ikan asin,
dalam hal ini didominasi oleh pekerja perempuan atau istri para nelayan. Dan ketiga,
Masyarakat yang menggantungkan aktivitas sehari-hari nya dengan berdagang atau membuka
usaha dengan menyediakan bentuk peralatan seperti pemilik toko/warung, sebagai tengkulak,
penjual kail dan lain sebagainya
Kata Kunci : Interaksi masyarkat Bajo Sangkuang
Tidak tersedia versi lain