Text
PERBANDINGAN METODE PREFERENCE RANKING ORGANIZATION METHOD FOR ENRICHMENT EVALUATION (PROMETHEE) DENGAN METODE ADDITIVE RATIO ASSESSMENT (ARAS) DALAM PENENTUAN PENERIMA BANTUAN SOSIAL TAHUNAN DI DINAS SOSIAL KOTA TIDORE KEPULAUAN
PERBANDINGAN METODE PREFERENCE RANKING ORGANIZATION METHOD FOR
ENRICHMENT EVALUATION (PROMETHEE) DENGAN METODE ADDITIVE RATIO
ASSESSMENT (ARAS) DALAM PENENTUAN PENERIMA BANTUAN SOSIAL
TAHUNAN DI DINAS SOSIAL KOTA TIDORE KEPULAUAN
Sunarti M. Ade1
, Abdul Mubarak2
, Syarifuddin N. Kapita3
Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Khairun
Jl. Jati Metro, Kota Ternate
Email : sunartim.ade014@gmail.com1
, abdul.mubarak@unkhair.ac.id2
, syarifuddin.kapita@unkhair.ac.id3
Dalam penentuan penerima PKH (Program Keluarga Harapan) pada Dinas Sosial Kota Tidore Kepulauan
masih belum optimal masalah yang terjadi menghilangkan penilaian subjektif (lebih mengedepankan
hubungan emosional). Dan untuk menangani masalah tersebut diperlukan sistem menggunakan
perbandingan metode Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation (PROMETHEE)
dengan Metode Additive Ratio Assessment (ARAS). Proses penilaian penerima bantuan Program Keluarga
Harapan (PKH) menggunakan perbadingan metode PROMETHEE yaitu tahap pertama menentukan kriteria,
dimana kriteria yang dipakai yaitu Kriteria Disabilitas Berat, Lanjut usia, Ibu hamil/nifas, anak usia dibawah 6
tahun/Balita, Anak SD, Anak SMP, Anak SMA. Kemudian dilakukan pemberian bobot penilaian untuk
alternatif, selanjutnya lakukan perhitungan Promethee dimana terdapat 5 perhitungan yaitu menghitung
indeks preferensi, indeks preferensi multikriteria, nilai leaving flow, nilai entering flow, dan nilai net flow. Dan
aras yaitu tahap pertama menentukan kriteria, bobot, alternatif, dan nilai optimum. selanjutnya lakukan
perhitungan aras yaitu Pembentukan DMM, Pernormalisasian matriks, Menetukan bobot matriks, Si dan Ki.
Dengan 100 data untuk mendapatkan peringkat tertinggi pada metode aras. sehingga akurasi yang didapati
pada set pertama adalah sebesar 100%, set kedua adalah 100%, set ketiga adalah 79,41%. Sedangkan
pada metode PROMETHEE memiliki nilai akurasi paling rendah. Pada akurasi yang didapati set pertama
adalah sebesar 54,54%, set kedua adalah 39,39%, set ketiga adalah 32,35%. Pada hasil perhitungan dari
perbandingan metode PROMETHEE dan ARAS, dengan 3 set perhitungan terdapat akurasi tertinggi untuk
ARAS, dapat dikatakan bahwa untuk ketiga set ini akurasi tertinggi terdapat pada metode ARAS, namun
metode ini tidak efektif dalam pemilihan layak atau tidak layak seseorang mendapatkan KPM, hal ini
dikarenakan hasil yang didapatkan sama dengan tidak menggunakan metode dalam penentuan penerima
seperti pada umumnya.
Kata Kunci : SPK, Promethee, Aras, PKH.
Tidak tersedia versi lain