Text
MODEL DISTRIBUSI PERGERAKAN PENDUDUK PADA WILAYAH KEPULAUAN (Studi Kasus Pulau Tidore)
Bangkitan pergerakan adalah tahapan pemodelan yang memperkirakan jumlah
pergerakan yang berasal dari suatu zona atau tata guna lahan atau jumlah
pergerakan yang tertarik ke suatu tata guna lahan atau zona. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui model distribusi pergerakan dan mengestimasi besarnya
pergerakan yang terjadi pada empat kecamatan di Pulau Tidore untuk
mengantisipasi permasalahan yang terjadi dimasa mendatang. Survey dilakukan
dengan melalui pengisian kuisioner pada 120 keluarga yang bemukim di Pulau
Tidore. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode kuesioner dan
wawancara (indepth interview) sebagai alat ukur dengan satuan rumah tangga
sebagai sampel yang dilakukan secara acak dengan metode purposive sampling.
Analisis data akan dilakukan dengan analisis regresi linear berganda dan kategori
dengan menggunakan program Komputer exel dan SPSS 24. berdasarkan analisis
regresi linier berganda dan matriks asal tujuan (MAT) dengan menggunakan uji
asumsi klasik dan metode furness, dari Hasil analisis disimpulkan uji asumsi klasik
bahwa model persamaan terbaik yang dihasilkan untuk pergerakan penduduk
perhari pada empat kecamatan, yaitu Y = 2.501 + 0.115 (X1) + 0.281(X2) + 0.916
(X3) + 0. 379 (X4) + -0.223 (X5) + 0.220 (X6). Pada uji asumsi klasik ini yaitu dalam
proses analisis datanya memasukan semua variabel kedalam analisis sekaligus
semua variabel secara simultan dengan nilai sig sebesar 0.005. kemudian untuk
distribusi perjalanan di Pulau Tidore sebesar 1378.4000 pergerakan pada masa
yang akan datang, dimana produksi perjalanan sebelumnya sebesar 634.0000.
Kata Kunci :Bangkitan Pergerakan; Empat Kecamatan Pulau Tidore
Tidak tersedia versi lain