Text
ANALISIS KERAWANAN TANAH LONGSOR DI DAERAH TANGKAPAN AIR (DTA) DANAU NGADE, KELURAHAN NGADE, KECAMATAN TERNATE SELATAN
Berbagai perubahan kondisi lahan di DTA Danau Ngade, maka dari itu diperlukan
adanya penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui karakter faktor-faktor
penyebab tanah longsor dan menganalisis tingkat kerawanan tanah longsor di DTA
Danau Ngade Kecamatan Ternate Selatan. Penelitian ini menggunakan metode survei
bebas (free survei) yang dikombinasikan dengan sistem transek. Identifikasi tanah
dan karakteristik lahan lainnya dilaksanakan berdasarkan sebaran satuan lahan (SPL)
dengan jumlah 15 SPL yang tersebar pada kondisi topografi yang berbeda. Tipe
identifikasi tanah menggunakan identifikasi boring dan pembuatan profil lengkap.
Analisis kerawanan tanah longsor di DTA Danau Ngade menggunakan tehnik
tumpang susun (overlay) dengan sistem skoring dan pembobotan terhadap faktor-
faktor yang berpotensi menyebabkan terjadinya tanah longsor. Hasil penelitian
diperoleh faktor penyebab tanah longsor yang mempengaruhi kerawanan tanah
longsor di DTA Danau Ngade yaitu kemiringan lahan dominan sangat curam (>65%),
jenis batuan dominan tufa vulkanik dengan struktur lapisan batuan miring, lapisan
kedap air dalam sampai sangat dalam, kadar air tanah sedang, penggunaan lahan
dominan kebun campuran dan semak belukar serta dominannya jenis longsor
runtuhan tanah/batuan. Tingkat kerawanan longsor dominan di DTA Danau Ngade
yaitu longsor kelas rawan dengan luas areal 32,6 ha (56,1%) dan longsor kelas agak
rawan dengan luas areal 21,9 ha (37,7%). Kelas rawan longsor lainnya meliputi
sedikit rawan, tidak rawan dan sangat rawan terdapat dalam luasan terbatas.
Tidak tersedia versi lain