Text
PENGUKURAN LOGAM BERAT BESI (Fe) DAN SENG (Zn) PADA WILAYAH PENAMBANGAN EMAS KUSUBIBI MENGGUNAKAN METODE ANALISIS AKTIVASI NEUTRON (AAN)
Aulia Wulandari Ekaningsih Haya 2023. Pengukuran Logam Berat Besi (Fe) Dan
Seng (Zn) Pada Wilayah Penambangan Emas Kusubibi Menggunakan Metode
Analisis Aktivasi Neutron di bawah bimbingan Bapak Zulkifli Zam-Zam dan Bapak
Fadlan Muin
Penambangan emas merupakan suatu kegiatan yang dapat meningkatkan
pendapatan masyarakat, namun demikian penambangan emas juga dapat merugikan
apabila dalam pelaksanaannya tanpa diikuti proses pengolahan limbah hasil
pengolahan bijih emas secara baik. Aktivitas Tambang Rakyat di Desa Kusubibi,
Kecamatan Bacan Barat, Kabupaten Halmahera Selatan menjadi ancaman
keselamatan bagi warga sekitar. Akibat dari ketidaktahuan serta ketidakpedulian
mereka akan bahaya limbah hasil penambangan telah membawa akibat buruk yang
berpotensi menyebabkan efek racun serta menurunnya kualitas air, tanah dan udara
bagi kelangsungan hidup di lingkungan sekitar daerah tempat penambangan.
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui besar kandungan logam berat Besi
(Fe) dan Seng (Zn) pada daerah penambangan emas Kusubibi dan untuk mengetahui
kualitas air sungai Kusubibi Kecamatan Bacan Barat Kabupaten Halmahera Selatan.
Jenis penelitian ini merupakan Penelitian menggunakan metode kuantitatif-deskriptif
data pada penelitian ini diperoleh dari hasil pengukuran secara langsung di lapangan
(Insitu), selain itu sebagian data juga dilakukan pengujian di laboratorium. Hasil
analisis data menunjukan bahwa besar kandungan kandungan logam Fe pada masing-
masing titik sampling air sungai Kusubibi tertinggi ada pada Titik A yang berada
pada kisaran 6.666+0,104 mg/L yang berarti berada di atas baku mutu. Logam Fe
pada titik B (di hilir sungai setelah aktivitas PETI) memiliki nilai 3.534+0,024 mg/L,
dan titik C 3.217+0,008 mg/L. Logam Zn tertinggi terdapat pada Titik A yang berada
pada kisaran 1.936+0,004 mg/L yang berarti berada di atas baku mutu. Logam Zn
pada titik B (di hilir sungai setelah aktivitas PETI) memiliki nilai 0.665+0,005 mg/L,
dan titik C 0.881+0,008 mg/L. Berdasarkan hasil pengukuran menggunakan metode
AAN menunjukan bahwa terdapat pengaruh logam berat Besi (Fe) dan Seng (Zn)
terhadap kualitas air sungai Dolosi dan sungai Kusubibi Kecamatan Bacan Barat
Kabupaten Halmahera Selatan
Tidak tersedia versi lain