Text
PENGARUH PEMBERIAN KOMPOS DAN IRIGASI TETES TERHADAP KEBERADAAN POPULASI BAKTERI PELARUT FOSFAT DI RIZOSFER TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens l)
Secara alamiah tanah sub-optimal merupakan tanah yang mempunyai
produktivitas rendah disebabkan oleh kendala faktor internal seperti bahan induk,
sifat fisika, kimia, dan biologi tanah yang kurang mendukung pertumbuhan
tanaman. Aktifitas mikroba tanah adalah bagian dari sifat biologi tanah. Tujuan
dari penelitian ini yaitu : Menganalisis pengaruh perlakuan pupuk kompos dan
irigsi tetes terhadap populasi mikroba bakteri pelarut fosfat (BPF) di rizosfer
tanaman cabai rawit (C. frutescens l). Metode pengumpulan data yang digunakan
pada penelitian ini yaitu menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang
terdiri dari dua faktor, faktor yang pertama adalah menggunakan perlakuan pupuk
kompos dan irigasi tetes, perlakuan pupuk kompos tanpa irigasi tetes (BII1 dan
B1I0) dan faktor kedua adalah perlakuan tanpa pupuk kompos menggunakan
irigasi tetes, perlakuan tanpa kompos dan tanpa irigasi tetes (B0I1 dan B0I0).
Metode analisis data menggunakan parameter pH tanah, P-tersedia (P2O5) dan
Bakteri pelarut fosfat (BPF) dianalisis secara statistik menggunakan ANOVA
untuk mengetahui pengaruh perlakuan terhadap variabel yang diuji. Hasil analisis
menunjukkan bahwa bakteri pelarut fosfat (BPF) dan P-tersedia (P2O5) memiliki
toleransi yang tinggi terhadap pH agak masam (5,0 – 6,5).
Kata kunci: pengaruh pH tanah, P-tersedia (P2O5), Populasi bakteri pelarut fosfat
Tidak tersedia versi lain