Text
KAJIAN TINGKAT PERKEMBANGAN TANAH PADA FORMASI GEOLOGI ALLUVIUM DAN TUFA DI JAILOLO SELATAN
Maluku Utara merupakan salah satu Provinsi yang terdiri dari gugusan pulaupulau Gunung Api dan memiliki banyak Formasi Geologi. Proses perkembangan
tanah dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk salah satu diantaranya adalah bahan
induk yang bersumber dari formasi geologi, Pulau Halmahera merupakan salah satu
diantara banyak gugusan pulau di Maluku Utara yang memiliki Formasi geologi yang
beragam. Jailolo Selatan termasuk salah satu diantara banyak kecamatan yang
memiliki formasi geologi yang sangat mempengaruhi proses perkembangan tanah.
Berdasarkan Peta geologi lembar Ternate Skala 1:250.000 bahwa di Kecamatan
Jailolo Selatan Kabupaten Halmahera Barat memiliki lima formasi geologi, yaitu;
Aluvium (Qa) terdiri dari lempung, lanau, pasir dan kerikil, Tufa (Qht) terdiri dari
tufa batuapung dan tufa biotik, Formasi Kayasa (Qpk), terdiri dari breksi, lava dan
tufa bersusunan andesit dan basal, Formasi Weda (Tmpt) terdiri dari batupasir, napal,
tufa, konglomerat dan batugamping dan Formasi Bacan (Tomb) terdiri dari breksi,
lava dan tufa bersusunan andesit dan basal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
tingkat perkembangan tanah pada Formasi geologi Alluvium dan tufa di Jailolo
Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian Non eksperimental berdasarkan motode
yang digunakan untuk pengambilan sampel tanah pada penelitian ini merupakan
metode survei lapangan pendekatan analitik. Tingkat perkembangan tanah pada
Formasi geologi Alluvium dan Tufa di jailolo selatan dikategorikan pada tanah yang
berkembang.
Kata kunci : Perkembangan Tanah, Formasi Geologi Alluvium dan Tufa
Tidak tersedia versi lain