Text
ANALISIS PENILAIAN PENERAPAN SMKK PEKERJAAN JALAN DAN JEMBATAN WILAYAH KEPULUAN HALMAHERA TENGAH PROVINSI MALUKU UTARA
Samsul1* Analisis Penilian Penerapan SMKK Pekerjaan Jalan dan Jembatan
Wilayah Kepuluan Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara dengan komisi
pembimbing Nurmaiyasa Marsaoly2, Abdul Gaus3
Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi merupakan bagian dari Sistem
Manajemen Pelaksanaan pekerjaan konstruksi dalam rangka menjamin
terwujudnya Keselamatan Konstruksi. Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan
Konstruksi diatur dalam peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan
Rakyat nomor 10 tahun 2021. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui
Implementasi Penerapan SMKK pada Proyek Penggantian Jembatan Sagea –
Patani 1, Penggantian Jembatan Sagea – Patani 2 dan Proyek Preservasi Jalan P.
Gebe – Bandara dan Gebe – Umera, Faktor-faktor dominan implementasi SMKK
dan besarnya pengaruh faktor – faktor tersebut terhadap kinerja proyek
berdasarkan efisiensi waktu, biaya dan kualitas kerja, serta korelasi antara faktor-
faktor implementasi SMKK tersedut. Metode penelitian yang digunakan adalah
deskriptif verifikasi dengan pendekatan kuantitatif. Sebagai analisis data
implementasi SMKK pada pekerjaan Jalan dan jemabtan Wilayah Kepulauan
Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara dilakukan dengan menyusun dan
membahas hasil wawancara observasi dilokasi proyek, evaluasi data – data hasil
kuesioner digunakan bantuan program aplikasi SPSS. Hasil penelitian
menunjukan rencana penerapan SMKK pada Proyek Pekerjaan Jalan dan
Jembatan kepulauan Halmahera Tengah termasuk kategori cukup baik. Komponen
kegiatan pelaksanaan SMKK telah dilaksanakan secara menyeluruh, untuk hasil
analisis data menyatakan bahwa Kepemimpinan dan Partisipasi Pekerja dalam
Keselamatan Konstruksi berpengaruh positif terhadap Kinerja Keselamatan
Konstruksi dapat dilihat dari nilai p-value sebesar 0.000 nilainya kurang dari 0.05
sehingga hipotesis penelitian diterima, Perencanaan Keselamatan Konstruksi
berpengaruh positif terhadap Kinerja Keselamatan Konstruksi. diperoleh p-value
sebesar 0.004 nilainya kurang dari 0.05 sehingga hipotesis penelitian diterima.
Dukungan Keselamatan Konstruksi berpengaruh positif terhadap Kinerja
Keselmatan Konstruksi. diperoleh p-value sebesar 0.048 nilainya kurang dari 0.05
sehingga hipotesis penelitian diterima dan Operasi Keselamatan Konstruksi
berpengaruh positif terhadap Kinerja Keselmatan Konstruksi. diperoleh p-value
sebesar 0.003 nilainya kurang dari 0.05 sehingga hipotesis penelitian diterima.
Kata Kunci : Implementasi SMKK, Jalan, Jembatan, Kinerja Proyek
Tidak tersedia versi lain