Text
ANALISA KEKUATAN UJI IMPAK DAN UJI TARIK PADA VARIASI LAPISAN KOMPOSIT FIBERGLASS UNTUK MATERIAL PEMBUATAN LAMBUNG KAPAL NELAYAN
Rahmat Riyadi / 07241811004 / “ANALISA KEKUATAN UJI IMPAK DAN UJI
TARIK PADA VARIASI LAPISAN KOMPOSIT FIBERGLASS UNTUK MATERIAL
PEMBUATAN LAMBUNG KAPAL NELAYAN”
Di Indonesia perkembangan pemanfaatan fiberglass sebagai pengganti
kayu untuk material utama pembuatan kapal-kapal kecil khususnya untuk kapal-
kapal nelayan semakin terlihat di berbagai daerah. Kendala utama yang dihadapi
pengrajin perahu menurut pengrajin lainnya adalah sulitnya memperoleh kayu,
khususnya kayu Jati, sebagai material utama pembuatan perahu.
Material serat (fiber) berfungsi untuk memberikan kekuatan pada material
matriks dengan cara memindahkan gaya dari beban yang dikenakan dari matriks
yang lebih lemah pada fiber yang lebih kuat. Tegangan dapat menjalar sepanjang
ikatan serat atau matriks yang mampu ditingkatkan dengan jalan penentuan
ukuran, ikatan dan penggunaan zat yang khusus.
Data hasil rata-rata pengujian impak menunjukan bahwa serat 4 lapis
gabung memiliki kekuatan impak rata-rata sebesar 8,418 ⁄ , pada serat 8
lapis gabung sebesar 9,881 ⁄ dan pada serat 12 lapis gabung sebesar
224,100 K ⁄ , dimana kekuatan impak terbesar terjadi pada serat 12 lapis
gabung dan kekuatan tarik terkecil terjadi pada serat 4 lapis gabung. Data hasil
rata-rata pengujian tarik menunjukan bahwa serat 4 lapis gabung memiliki
kekuatan tarik rata-rata sebesar 184.85 MPa serat 8 lapis gabung sebesar 211,62
MPa dan pada serat 12 lapis gabung sebesar 231,70 MPa, dimana kekuatan tarik
terbesar terjadi pada serat 12 lapis gabung dan kekuatan terkecil terjadi pada serat
4 lapis gabung.
Tidak tersedia versi lain