Text
KAJIAN POTENSI LAHAN UNTUK PENGEMBANGAN AGROFORESTRI DI DESA BALE KECAMATAN OBA KOTA TIDORE KEPULAUAN
Agroforestri pada dasarnya adalah pola penanaman yang memanfaatkan sinar
matahari dan tanah yang ‘berlapis-lapis’ untuk meningkatkan produktifitas lahan.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menentukan kesesuaian lahan untuk beberapa
jenis tanaman agroforestri dan (2). Menentukan upaya pengelolaan lahan untuk
pengembangan tanaman agroforestri di Desa Bale. Penelitian menggunakan
metode survei dengan menggunakan pendekatan analitik dengan jarak observasi
survei bebas yang dikombinasikan dengan transek. Evaluasi lahan menggunakan
metode perbandingan (matching) antara kriteria kesesuaian lahan dengan kualitas
dan karakteristik lahan. Lahan yang sesuai untuk pengembangan tanaman
agroforestri meliputi tanaman jati, sengon, kelapa dan kakao terdapat seluas 943,1
ha (76,6%) dan tidak sesuai seluas 288,8 ha (23,4%). Potensi lahan sesuai tersebut
terbagi atas dua kelas yaitu kelas cukup sesuai (S2) dan kelas sesuai marginal
(S3). Pengelolaan lahan untuk pengembangan tanaman agroforestri di Desa Bale
meliputi perbaikan kelambaban lingkungan dan pengolahan tanah, pembuatan
saluran drainase, pemupukan dengan menggunakan pupuk majemuk atau pupuk
tunggal, penerapan teknologi konservasi tanah meliputi penanaman tanaman
menurut kontur dan penanaman tanaman penutup pada permukaan tanah (cover
crop) dan pembuatan bronjong dan tanggul penahan banjir
Kata Kunci: Deforestasi, Agroforestri, Daerah Aliran Sungai.
Tidak tersedia versi lain