Text
HUBUNGAN GULKOSA DARAH SEWAKTU AWAL DENGAN LUARAN PASIEN STROKE ISKEMIK DI RSUD SR. H CHASAN BOESOIRIE TAHUN 2021-2022
Latar belakang: Stroke iskemik merupakan penyakit serebrovaskular akibat
aterosklerosis pada pembuluh darah otak dengan perburukan luaran klinis berupa
disabilitas bahkan kematian.
Tujuan: Mengetahui hubungan antara kadar glukosa darah sewaktu awal pasien
stroke iskemik saat masuk rumah sakit dengan luaran klinis.
Metode: Sebuah penelitian analitik observasional menggunakan desain cross
sectional, dilakukan di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie. Uji statistik menggunakan
uji Chi-Square. Menggunakan teknik total sampling. Sampel adalah seluruh
penderita stroke iskemik yang memenuh kriteria inklusi dan ekslusi periode Januari
2021- Desember 2022.
Hasil: Didapatkan dari 34 (100%), 24 (70,6 %) pasien mengalami hiperglikemia
dengan luaran disabled 21 pasien. Pasien dengan usia ≥45 tahun 19 (55,9%) pasien
dengan luaran disabled. Pasien jenis kelamin perempuan dengan 29 (85,3%) pasien
dengan luaran disabled 23 pasien. Pasien dengan riwayat penyakit Diabetes
Mellitus 29 (85,3%) pasien dengan luaran disabled 23 pasien. Pasien dengan GCS
≤8 29 (85,3%) pasien dengan luaran disabled 23 pasien. Pasien dengan hipertensi
24 (70,6%) pasien dengan luaran disabled 21 pasien. Pasien dengan
hiperkolesterolemia 19 (55,9%) pasien dengan luaran disabled 19 pasien.
Simpulan: Terdapat hubungan bermakna antara glukosa darah sewaktu awal
dengan luaran klinis pasien stroke iskemik.
Kata kunci: Glukosa darah sewaktu awal, Stroke iskemik, Luaran klini
Tidak tersedia versi lain