Text
KARAKTERISTIK BETON NORMAL DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN PASIR APUNG
KARAKTERISTIK BETON NORMAL DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN PENGGANTI PASIR
APUNG
SURIYANTI YUNUS ALITARA
Kata Kunci: Karakteristik, Beton Ringan, Pasir Apung
Pasir apung merupakan salah satu agregat ringan yang berasal dari batu apung yang dihancurkan
atau dihaluskan. Dengan penambahan pasir apung dalam campuran beton dapat mengurangi berat
beton tersebut sehingga menghasilkan beton dengan berat yang lebih ringan. Beton normal biasanya
memiliki berat 2000 - 2500 kg/m3 dan beton berat >2500 kg/m3. Beton ringan memiliki pengertian sebagai
beton yang memiliki berat kurang dari 1840 kg/m³. Beton ringan banyak dipakai sebagai bahan konstruksi
karena beratnya yang ringan. Untuk itu diperlukan agregat yang ringan pula. Salah satunya yaitu dengan
penggunaan pasir apung sebagai agregat halus.Seiring dengan perkembangan waktu, banyak penelitian
dilakukan untuk mengetahui karakteristik pasir apung yang dapat digunakan beton, sehingga
penggunaan pasir apung dapat digunakan sebagai alternatif agregat halus. Penggunaan pasir apung
sebagai agregat halus pada beton tentu saja dapat memengaruhi hasil yang didapat karena dalam
standar yang ditentukan agregat halus yang digunakan merupakan pasir gunung. Adapun tujuan
penelitian yang dilakukan adalah Untuk mengetahui bagaimana perbandingan beton ringan dari pasir
apung terhadap beton normal. Jenis metode penelitian yang diterapkan adalah metode eksperimen di
laboratoirum menggunakan data-data tambahan dalam menyelesaikan skripsi ini yang didapat melalui
data primer dan data sekunder. Jumlah benda uji silinder 15 x 30 cm sebanyak 27 buah untuk pengujian
kuat tekan dan kuat tarik belah sedangkan benda uji balok 15 x 15 x 60 sebanyak 9 buah untuk pengujian
kuat lentur. Pengujian menggunakan Testing Machine. Silinder dibebani sampai beban maksimum yang
dapat diterima beton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuat tekan yang dihasilkan cenderung turun
42,33 % dari kuat tekan beton normal terhadap presentase komposisi campuran beton variasi agregat
pasir apung. Seiring daya kuat tarik belah juga menunjukkan kecenderungan turun 32,12 %, begitupun
dengan kuat lentur turun sebesar 83,8 %. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat
memberikan informasi mengenai pencampuran beton dengan menggunakan pasir apung sebagai
agregat halus
Tidak tersedia versi lain