Text
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII PADA KONSEP SISTEM EKSKRESI MANUSIA DI SMP NEGERI 4 KOTA TERNATE
Astuti Sahlan 2023: Penerapan Model Discovery Learning Untuk Meningkatkan
Hasil Belajar Siswa Kelas VIII Pada Konsep Sistem Ekskresi Manusia di SMP
Negeri 4 Kota Ternate. Pembimbing Dr. Drs Said Hasan M.Pd dan Ningsi Saibi
S.Pd.,M.Si. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dengan
menggunakan model Discovery Learning siswa kelas VIII pada konsep sistem
ekskresi pada manusia di SMP Negeri 4 Kota Ternate dan untuk mengetahui hasil
validasi ahli materi dan ahli media LKPD pada konsep sistem ekskresi manusia.
Metode penelitian yang digunakan merupakan bentuk Penelitian Tindakan Kelas
(PTK) dengan menggunakan beberapa siklus yaitu siklus I dan siklus II. Setiap
siklus terdapat empat tahapan yang dilalui yakni (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan
Tindakan, (3) Observasi dan (4) Refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
penerapan model Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas
VIII5
IPA di SMP Negeri 4 Kota Ternate pada materi sistem ekskresi manusia. Hasil
evaluasi siswa pada siklus I dengan rata-rata ketuntasan sebesar 37,5% atau terdapat
12 siswa yang tuntas dan 20 siswa yang tidak tuntas. Sedangkan pada Siklus II
dengan rata-rata ketuntasan sebesar 87,5% atau terdapat 28 Siswa yang tuntas dan
4 siswa yang tidak tuntas. Hal ini dikarenakan pada siklus I kurangnya pemahaman
siswa, keaktifan siswa dan kurangnya aktivitas siswa dalam belajar dapat dilihat
dari ketidakseriusan siswa mengikuti proses belajar. Dalam pembelajaran ketika
siswa tidak aktif dapat mempengaruhi hasil belajar siswa. Sedangkan pada Siklus
II beberapa siswa sudah mulai aktif dan memahami tetapi masih terdapat beberapa
siswa yang masih kurang aktif dan tidak fokus dalam pembelajaran berlangsung.
Hasil observasi aktivitas siswa dalam kegiatan belajar mengajar selama siklus I
tergolong baik, hal ini dapat dilihat dari skor rata-rata yang diperoleh yaitu 64%
sedangkan siklus II tergolong tinggi dengan perolehan 96%. Aktivitas guru pada
siklus I dan siklus II tergolong lebih baik dalam proses belajar mengajar dengan
model Discovery Learning. Hal tersebut dapat dilihat pada aktivitas guru dimana
pada siklus I (65%) sedangkan pada siklus II (100%). Hal ini dapat disimpulkan
bahwa penerapan model Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar
siswa pada materi sistem ekskresi manusia di SMP Negeri 4 Kota Ternate.
Kata Kunci: model discovery learning, hasil belajar, sistem ekskres
Tidak tersedia versi lain