Text
KARAKTERISTIK PASIEN DERMATOMIKOSIS SUPERFISIAL DI RSUD DR. H. CHASAN BOESOIRIE TERNATE TAHUN 2019-2022
Muhammad Fathul Khoir1, Ryan Rinaldy Marsaoly2, Thoha Muhajir Albaar3
1Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun
2Departemen Ilmu Kulit dan Kelamin, Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun
3Departemen Ilmu Biomedik, Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun
ABSTRAK
Latar Belakang: Dermatomikosis superfisial merupakan penyakit jamur pada kulit
yang paling sering ditemukan pada manusia dan disebabkan oleh dermatofita dan
beberapa jamur oportunistik. Dermatomikosis superfisial diperkirakan mengenai
sekitar 20-25% populasi dunia dan kejadiannya terus meningkat.
Tujuan: Mengetahui karakteristik pasien dermatomikosis superfisial di RSUD DR. H.
Chasan Boesoirie Ternate tahun 2019-2022.
Metode: Penelitian deskriptif retrospektif ini menggunakan teknik proportional
random sampling berdasarkan data rekam medik pasien dermatomikosis superfisial
yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi.
Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 80 kasus hasil terbanyak yang
didapatkan adalah pada kelompok usia dewasa (63%), pelajar/mahasiswa (45%), jenis
kelamin laki-laki (65%), tinea korporis (34%), terapi kombinasi yaitu terapi antijamur
topikal, antijamur sistemik, dan antihistamin (31%).
Simpulan: Pada penelitian ini kasus dermatomikosis superfisial terbanyak adalah pada
usia dewasa dengan jenis kelamin laki-laki dan jenis dermatomikosis superfisial
tersering adalah tinea korporis dengan pengobatan terbanyak menggunakan terapi
kombinasi yaitu antijamur topikal, antijamur sistemik, dan antihistamin.
Kata Kunci: Dermatomikosis Superfisial, Karakteristik, Kulit, Ternate
Tidak tersedia versi lain