Text
PENGUATAN KARAKTER NASIONALISME PADA GENERASI MILENIAL MELALUI CINTA PRODUK LOKAL (KERUPUK KAMPLANG) DI DESA BAJO SANGKUANG KABUPATEN HALMAHERA SELATAN
Rini Damayanti. 2023. Penguatan Karakter Nasionalisme pada Generasi Milenial
melalui Cinta Produk Lokal (Kerupuk Kamplang) di Desa Bajo Sangkuang
Kabupaten Halmahera Selatan. Dibawah bimbingan Dr. Rustam Hasim, S.Pd.,
M.Hum sebagai pembimbing I dan Dr. Syahril Muhammad, M.Hum sebagai
pembimbing II
Latar belakang dari penelitian ini adalah banyak generasi milenial yang lebih
memilih produk luar negeri, dibandingkan dengan hasil produk local sendiri.
Sehingga karakter nasionalisme perlu ditanamkan sejak dini dalam diri anak agar
dapat menjadi manusia yang dapat mencintai bangsa dan negaranya sendiri. Dengan
demikian mau tidak mau rasa nasionalisme harus dibangkitkan kembali melalui
penguatan produk local kerupuk kamplang. Tujuan dari perlaksanaan penelitian ini
sebagai berikut (1) untuk mengetahui pembinaan karakter nasionalisme generasi
milenial melalui pembuatan kerupuk kamplang di Desa Bajo Sangkuang. (2) untuk
mengetahui strategi penguatan karakter nasionalisme generasi milenial melalui
pembuatan kerupuk kamplang di Desa Bajo Sangkuang. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah kepala desa, staf desa
tokoh masyarakat dan generasi muda. Teknik pengumpulan data yakni observasi,
wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian
data, dan verifikasi data.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) Pembinaan karakter
nasionalisme generasi milenial melalui pembuatan kerupuk kamplang di Desa Bajo
Sangkuang. Bagi masyarakat Halmahera Selatan, kerupuk Kamplang, selain menjadi
makanan ringan juga sebagai media sosial menjalin hubungan kekerabatan,
pertemanan dan persaudaraan Pesan filosofi dalam pembuatan kerupuk kamplang
Halmahera Selatan bermula dari pandangan maayarakat adat kesultanan Bacan bahwa
hidup ini tidak seperti membalik telapak tangan untuk mencapai kesejahteraan dan
kedamaian. Akan tetapi perlu perjuangan dan kerja keras untuk mencapai
kesejahteraan. Karena dengan cara kerja keras itu menjadi modal sosial bagi setiap
orang untuk mencapai tujuan hidup. (2) Strategi penguatan karakter nasionalisme
harus mulai diberikan kepada anak dimulai dari lingkungan keluarga terlebih dahulu,
lingkungan keluarga merupakan wadah pendidikan yang paling menentukan
pembentukan karakter nasionalisme dari seorang anak nantinya. Hal ini dapat
dilakukan dengan mengajarkan kepada anak-anak terkait pembuatan kerupuk
kamplang. Kita ketahui bersama kerupuk kamplang ini menjadi bagian ciri khas dari
v
masyarakat Bajo yang ada di desa Sangkuang, olehnya itu pembuatan kerupuk
kamplang ini harus diteruskan secara turun temurun dari generasi ke generasi
berikutnya. Kalau hal ini tidak diajarkan sejak kecil dikhawatirkan anak-anak tidak
tahu lagi pembuatan kerupuk kamplang karena mereka biasa jadi tidak mengenal lagi
makanan lokalnya sendiri.
Kata Kunci : Karakter Nasionalisme, Generasi Milenial, Cinta Produk
Tidak tersedia versi lain