Perpustakaan Universitas Khairun

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of “PENGARUH LAMA WAKTU FERMENTASI MEDIA TERHADAP TINGKAT PRODUKSI MAGGOT (Hermetia illucens)”
Penanda Bagikan

Text

“PENGARUH LAMA WAKTU FERMENTASI MEDIA TERHADAP TINGKAT PRODUKSI MAGGOT (Hermetia illucens)”

MUHAMMAD TIRTA MARGONO - Nama Orang;

MUHAMMAD TIRTA MARGONO. Pengaruh Lama Waktu Fermentasi
Media Budidaya Terhadap Tingkat Produksi Maggot (Hermetia Illucens).
Dibimbing Oleh Rovina Andriani, S.St,Pi, MP, dan Fatma Muchdar, S.Pi,
M.Si.
Maggot BSF (Hermetia Illucens) merupakan larva black soldier fly atau
serangga yang secara luas dapat ditemukan di rumput–rumput dan daun–daun,
memiliki tekstur yang kenyal dan memiliki kemampuan untuk mengeluarkan
enzim alami, sehingga bahan yang sebelumnya sulit dicerna dapat disederhanakan
dan dapat dimanfaatkan. Kelebihan lain yang dimiliki maggot adalah memiliki
kandungan protein yang tinggi dan sangat mudah dikultur secara massal, sehingga
apabila dikonsumsi oleh ikan dapatmeningkatkan daya tahan tubuh dari
organisme budidaya. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh lama
waktu fermentasi media terhadap tingkat produksi maggot yang dihasilkan
.Penelitian ini menggunakan Rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 percobaan
dan 3 ulangan dengan perlakuan perbedaan lama waktu fermentasi media
budidaya adalah A = 10 hari B = 20 hari dan C= 30 hari. Hasil yang di peroleh
bahwa setiap perlakuan yang di ujikan tidak memiliki pengaruh yang berbeda
nyata. Rata rata maggot pada perlakuan yang di lakukan memiliki hasil yang tidak
berbeda nyata yatitu perlakuan A = 0,787 cm3, B = 0,732 cm3 dan perlakuan C =
0,717 cm3. Rendemen maggot yang didapatkan setelah analisis yaitu pada
perlakuan A = 164 % B = 148 % dan perlakuan C = 146 % yang dianalisis
menggunakan analisa sidik ragam memberikan hasil yang tidak berbeda nyata.
Suhu media budidaya pada perlakuan A = 27,00C, B = 25,7 0C dan C = 25,0 0C.
Kesimpulan yang diapatkan adalah Lama waktu fermentasi media budidaya
memiliki tingkat produksi yang paling tinggi tyaitu pada perlakuan A selama 10
hari. Namun, menunjukkan pengaruh yang tidak berbeda nyata terhadap tingkat
produksi maggot.
Kata kunci : Maggot, lama Waktu, Fermentasi, Produksi


Ketersediaan
#
Lantai 2 2023 639 Mar P
S 1275 2023
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
2023 639 Mar P
Penerbit
Ternate : AKULTAS PERIKANAN DAN KELAUTAN PROGRAM STUDI BUDIDAYA PERAIRAN UNIVERSITAS KHAIRUN., 2023
Deskripsi Fisik
2023 420 Ari T
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
1 Agustus 2023
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
MARGONO MUHAMMAD TIRTA
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Universitas Khairun
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?