Text
“PENGARUH LAMA WAKTU FERMENTASI MEDIA TERHADAP TINGKAT PRODUKSI MAGGOT (Hermetia illucens)”
MUHAMMAD TIRTA MARGONO. Pengaruh Lama Waktu Fermentasi
Media Budidaya Terhadap Tingkat Produksi Maggot (Hermetia Illucens).
Dibimbing Oleh Rovina Andriani, S.St,Pi, MP, dan Fatma Muchdar, S.Pi,
M.Si.
Maggot BSF (Hermetia Illucens) merupakan larva black soldier fly atau
serangga yang secara luas dapat ditemukan di rumput–rumput dan daun–daun,
memiliki tekstur yang kenyal dan memiliki kemampuan untuk mengeluarkan
enzim alami, sehingga bahan yang sebelumnya sulit dicerna dapat disederhanakan
dan dapat dimanfaatkan. Kelebihan lain yang dimiliki maggot adalah memiliki
kandungan protein yang tinggi dan sangat mudah dikultur secara massal, sehingga
apabila dikonsumsi oleh ikan dapatmeningkatkan daya tahan tubuh dari
organisme budidaya. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh lama
waktu fermentasi media terhadap tingkat produksi maggot yang dihasilkan
.Penelitian ini menggunakan Rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 percobaan
dan 3 ulangan dengan perlakuan perbedaan lama waktu fermentasi media
budidaya adalah A = 10 hari B = 20 hari dan C= 30 hari. Hasil yang di peroleh
bahwa setiap perlakuan yang di ujikan tidak memiliki pengaruh yang berbeda
nyata. Rata rata maggot pada perlakuan yang di lakukan memiliki hasil yang tidak
berbeda nyata yatitu perlakuan A = 0,787 cm3, B = 0,732 cm3 dan perlakuan C =
0,717 cm3. Rendemen maggot yang didapatkan setelah analisis yaitu pada
perlakuan A = 164 % B = 148 % dan perlakuan C = 146 % yang dianalisis
menggunakan analisa sidik ragam memberikan hasil yang tidak berbeda nyata.
Suhu media budidaya pada perlakuan A = 27,00C, B = 25,7 0C dan C = 25,0 0C.
Kesimpulan yang diapatkan adalah Lama waktu fermentasi media budidaya
memiliki tingkat produksi yang paling tinggi tyaitu pada perlakuan A selama 10
hari. Namun, menunjukkan pengaruh yang tidak berbeda nyata terhadap tingkat
produksi maggot.
Kata kunci : Maggot, lama Waktu, Fermentasi, Produksi
Tidak tersedia versi lain