Text
ANALISIS BIAYA OPERASIONAL KAPAL KAYU TERHADAP KESELAMATAN TRANSPORTASI LAUT PADA PELABUHAN DUFA-DUFA PENYEBERANGAN TERNATE-JAILOLO
ANALISIS BIAYA OPERASIONAL KAPAL KAYU TERHADAP KESELAMATAN
TRANSPORTASI LAUT PADA PELABUHAN DUFA-DUFA PENYEBERANGAN
TERNATE-JAILOLO
Kata kunci: Kapal Kayu, Biaya Operasional, Keselamatan
Berkaitan dengan keamanan dan keselamatan kapal kayu, biaya operasional kapal harus
sesuai dalam menunjang ketersediaan peralatan keamanan maupun keselamatan kapal
dan penumpang. Dalam pelaksanaan pengangkutan jalur laut sering terjadi benturan
kepentingan pengusaha angkutan kapal kayu. Di satu sisi penumpang ingin mendapatkan
kapal dengan biaya murah, cepat, dan aman. Dan di sisi lain pengusaha kapal ingin
mendapatkan keuntungan yang besar. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
biaya operasional dan biaya keselamatan kapal kayu dalam memenuhi keselamatan
penumpang pada transportasi laut di pelabuhan penyeberangan Ternate-Jailolo dan untuk
mengetahui perbandingan biaya penerapan keselamatan transportasi dengan biaya
operasional kapal.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survei yaitu
dengan melakukan pengamatan langsung untuk mendapatkan data penelitian, dimana
penelitian ini berupaya untuk mendapatkan Analisis Biaya Operasional Kapal Kayu
Terhadap Keselamatan Transportasi Laut Pada Pelabuhan Dufa-dufa (Rute: TernateJailolo). Penelitian ini dilakukan dengan pengumpulan data primer berupa karakteristik kapal
(kapasitas angkut orang dan kendaraan) dan pengumpulan data sekunder berupa BOK,
jadwal keberangkatan dan jumlah alat keselamatan.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Biaya operasional kapal kayu dalam sebulan tanpa
menyediakan alat keselamatan kapal sebesar Rp. 76,013.330/bulan. Sedangkan biaya
operasional kayu kapal yang dikeluarkan dalam sebulan apabila menyediakan alat
keselamatan penumpang sebesar Rp. 81,490.560/bulan. Biaya akibat kecelakaan kapal
kayu sebesar 44% atau senilai Rp. 125,500.000 dengan perbandingan biaya operasional
kapal dan penambahan alat keselamatan mencapai 29%, yaitu Rp. 81, 490.560/bulan.
Sedangkan untuk biaya operasional kapal kayu dalam sebulan 27%, yaitu Rp. 76,
013.330/bulan. Yang dimana biaya akibat kecelakaan sangat be
Tidak tersedia versi lain