Text
ANALISIS BIAYA OPERASIONAL FERRY TERHADAP KESELAMATAN TRANSPORTASI LAUT PADA PELABUAHAN BASTIONG PENYEBERANGAN TERNATE-TIDORE-SOFIFI
ANALISIS BIAYA OPERASIONAL FERRY TERHADAP KESELAMATAN
TRANSPORTASI LAUT PADA PELABUHAN BASTIONG PENYEBERANGAN
TERNATE-TIDORE-SOFIFI
Kata kunci: Kapal Ferry, Biaya Operasional, Keselamatan
Biaya Operasional berkaitan dengan operasional kapal ferry harus sesuai karena
aksesibilitas peralatan keselamatan penumpang. Jika persyaratan keselamatan kapal,
khususnya untuk perlengkapan keselamatan dapat dipenuhi, maka keselamatan
penumpang dapat terjamin. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biaya
operasional dan biaya keselamatan kapal ferry dalam memenuhi keselamatan penumpang
pada transportasi laut di pelabuhan penyeberangan Ternate-Tidore dan Ternate-Sofifi dan
untuk mengetahui perbandingan biaya penerapan keselamatan transportasi dengan biaya
operasional kapal.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan dilakukan dengan melakukan
pengumpulan data primer berupa karakteristik kapal (kapasitas angkut orang dan
kendaraan) dan pengumpulan data sekunder berupa BOK, jadwal keberangkatan dan
jumlah alat keselamatan.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa biaya operasional kapal ferry untuk Ternate-Tidore
dalan sebulannya tanpa menyediakan alat keselamatan kapal sebesar
Rp.159.761.866/bulan, sedangkan biaya operasional yang dikeluarkan dalam sebulan bila
menyediakan alat keselamatan kapal sebesar Rp.170.074.68/bulan. Dan untuk biaya
operasional kapal ferry untuk Ternate-Sofifi dalam sebulannya tanpa menyediakan alat
keselamatan kapal sebesar Rp.694.205.866/bulan, sedangkan biaya operasional yang
dikeluarkan dalam sebulan bila menyediakan alat keselamatan kapal sebesar
Rp.704.518.681/bulan. Perbandingan antara biaya akibat kecelakaan kapal ferry TernateTidore dapat mencapai 28%, yaitu Rp.125.500.000,- dengan perbandingan BOK + alat
keselamatan kapal/bulan yang mencapai 37%, yaitu Rp.170.074.681/bulan, sedangkan
untuk biaya operasional kapal ferry dalam sebulan 35%, yaitu Rp.159.761.866/bulan.
Kemudian, perbandingan antara biaya akibat kecelakaan kapal ferry Ternate-Sofifi dapat
mencapai 8%, yaitu Rp.125.500.000.- dengan perbandingan BOK + alat keselamatan
kapal/bulan yang mencapai 46%, yaitu Rp.704.518.681/bulan, sedangkan untuk biaya
operasional kapal ferry dalam sebulan 46%, yaitu Rp.694.205.866/bulan., maka untuk risiko
akibat kecelakaan sangatlah minim dikarenakan pengadaan alat keselamatan dan biaya
akibat kecelakaan sangatlah terjamin.
Tidak tersedia versi lain