Text
KAJIAN PENGEMBANGAN HUTAN DESA DI DESA TALASI KECAMATAN OBA KOTA TIDORE KEPULAUAN
Lembaga Pengelolaan Hutan Desa (LPHD) desa Talasi dengan SK.
6246/MENLHKPSKL/PKPS/PSL.0/7/2019 telah ditetapkan sebagai legalitas
hutan desa dengan luas 308 hektar. LPHD TALASI memiliki tiga Potensi sumber
daya hutan berupa hasil hutan bukan kayu (HHBK), diantaranya Sagu dengan luas
usaha 9,13 Ha, rotan dengan luas usaha 3,90 Ha dan kelapa dengan luas usaha
7,61 Ha. Hutan desa talasi diberikan izin pengelolaan pada tahun 2019 tetapi
kelompok usaha perhutanan sosial baru dibentuk pada oktober 2021. Tiga
kelompok usaha tersebut belum memanfaatkan dan mengelolah hutan desa, hal ini
karena kelompok usaha tersebut belum memiliki RKT (Rencana Kerja Tahunan)
dan RKPS (Rencana Kerja Perhutanan Sosial) sehingga kelompok usaha tersebut
belum menunjukan pengelolaan hutan yang maksimal. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui faktor-faktor internal dan eksternal yang ada di Hutan Desa
Talasi, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan. Penelitian ini dilaksanakan pada
bulan Oktober sampai November tahun 2022. Metode yang digunakan adalah
Metode SWOT dengan melihat peluang, ancaman untuk mengetahui strategi
pengembangan hutan desa talasi, Analisis ini berdasarkan pada logika yang dapat
memaksimalkan kekuatan (Strengths) dan peluang (Opportunities), namun secara
bersamaan dapat meminimalkan kelemahan (Weaknesses) dan ancaman (Threats)
Freddy Rangkuti (2009:18). Hasil menunjukan perhitungan faktor internal dan
eksternal dengan skor kuadran (0,24; 0,25).Kelompok usaha menggunakan
kekuatan untuk memanfaatkan peluang yang ada. 1. Dukungan pemerintah kota
tidore terhadap penetapan hutan desa menjadi kekuatan pembentukan program
rencana kerja perhutanan sosial(LPHD TALASI), setelah dikelolah dan
menghasilkan produk selanjutnya memastikan kuantitas dan keberlanjutan
produk. 2. Memasarkan hasil hutan/produk di pasar yang telah tersedia kemudian
memastikan target pasar yang lebih luas dan target konsumen sesuai dengan
kepuasan konsumen. 3. Pendamping dan mitra kerja melakukan pengawalan
terhadap bantuan kepada setiap kelompok usaha untuk keberlanjutan kelompok
usaha
Kata kunci : Kajian pengembangan, hutan desa Talasi, SWOT
Tidak tersedia versi lain