Text
JENIS DAN PEMANFAATAN TUMBUHAN OBAT OLEH MASYARAKAT DI DESA TULUI KECAMATAN OBA KOTA TIDORE KEPULAUAN
Tumbuhan obat yang disebut juga biofarmasi adalah jenis tumbuhan yang
mempunyai fungsi dan khasiat sebagai obat serta digunakan untuk
menyembuhkan atau mencegah penyakit. Pada mulanya pemanfaatan sesuatu
jenis tumbuhan disebabkan adanya sistem pengetahuan lokal tentang tumbuhan
pada suatu kelompok masyarakat tradisional. Tujuan dari penelitian ini yaitu
untuk mengidentifikasi jenis-jenis tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat
tradisional di Desa Tului dan Untuk mendeskripsikan pemanfaatan tanaman
berkhasiat obat di Desa Tului kecamatan Oba Tidore Kepulauan. Metode yang
digunakan dalam penentuan populasi dan sampel penelitian yaitu teknik snowball
sampling. Pengambilan sampel menggunakan teknik Metode jelajah (Cruise
Method) yaitu dengan observasi langsung dan menjelajahi setiap titik lokasi yang
dapat mewakili tipe-tipe ekosistem di kawasan yang diteliti (Hartini, 2011).
Analisis data jenis dan pemanfaatan tumbuhan obat menggunakan analisis
deskriptif.
Analisis deskriptif adalah metode penelitian dengan cara
mengumpulkan data-data sesuai dengan yang sebenarnya kemudian data-data
tersebut disusun, diolah dan dianalisis untuk dapat memberikan gambaran
mengenai masalah yang ada.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 34
jenis tumbuhan obat yang dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Tului untuk
dijadikan sebagai obat tradisional, dengan 20 famili tumbuhan obat yang berbeda
dan dikelompokkan ke dalam 5 habitus yaitu semak, perdu, pohon dan terna.
Kata Kunci: HHBK (hasil hutan bukan kayu), Masyarakat, Tumbuhan
Obat, Obat Tradisional.
Tidak tersedia versi lain