Text
”ANALISIS FOREIGN DIRECT INVESTMENT (FDI) DI INDONESIA DENGAN PENDEKATAN ERROR CORECTION MODEL”
Muhammad Fikri Marsaoly, 2025, Analisis Foreign Direct Investment (FDI) Di
Indonesia Dengan Pendekatan Error Correction Model. Ketua Komisi : Abdul Chalid
Ahmad, Anggota Komisi : Muhammad Hasnin
Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi Foreign Direct
Investment (FDI) di Indonesia dengan pendekatan Error Correction Model (ECM).
Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi inflasi, suku bunga
acuan Bank Indonesia (SBI), dan Produk Domestik Bruto (PDB). Data yang digunakan
merupakan data sekunder dari tahun 2010 hingga 2023 yang diperoleh dari Bank Indonesia,
Badan Pusat Statistik (BPS), World Bank, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)
.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka pendek, inflasi tidak berpengaruh
signifikan terhadap FDI, sedangkan dalam jangka panjang inflasi memiliki pengaruh positif
dan signifikan terhadap FDI. Suku bunga acuan Bank Indonesia (SBI) tidak berpengaruh
signifikan terhadap FDI baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Sementara itu,
PDB memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap FDI dalam jangka panjang, namun
dalam jangka pendek pengaruhnya tidak signifikan.Berdasarkan temuan ini, disarankan
agar pemerintah lebih memperhatikan stabilitas inflasi serta menciptakan kebijakan
ekonomi yang dapat meningkatkan daya tarik investasi asing. Selain itu, peneliti
selanjutnya diharapkan dapat menambah jumlah observasi dan mempertimbangkan
variabel lain seperti indeks daya saing atau stabilitas politik untuk memberikan pemahaman
yang lebih komprehensif terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi FDI di Indonesia.
Kata Kunci: Foreign Direct Investment (FDI), Inflasi, Suku Bunga, Produk Domestik
Bruto (PDB), Error Correction Model (ECM).
Tidak tersedia versi lain