Text
DESAIN DAN ANALISIS THREE-TIER NETWORK TOPOLOGY ARCHITECTURES DALAM PENERAPAN NETWORK REDUNDANT HSRP BERBASIS VLAN PADA RUMAH SAKIT PRIMA TERNATE
DESAIN DAN ANALISIS THREE-TIER NETWORK TOPOLOGY ARCHITECTURES
DALAM PENERAPAN NETWORK REDUNDANT HSRP BERBASIS VLAN PADA
RUMAH SAKIT PRIMA TERNATE
Alan Wahyudin Nur1, Saiful Do. Abdullah2, Syarifuddin N. Kapita3
Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Khairun
Jl. Jati Metro, Kota Ternate Selatan
E-mail: alanwahyudinnur.14@gmail.com1, saiful.abdullah@unkhair.ac.id2,
syarifuddin.kapita@unkhair.ac.id3
Rumah Sakit Prima Ternate menghadapi sejumlah tantangan terkait dengan infrastruktur
jaringannya. Gangguan pada jaringan sering terjadi, menyebabkan downtime yang
berdampak pada layanan kesehatan. Sistem yang ada kurang memiliki mekanisme
redundansi yang memadai, sehingga ketika satu perangkat gagal, seluruh jaringan bisa
terpengaruh. Penelitian ini menawarkan solusi berupa analisis dan desain arsitektur jaringan
three-tier yang menerapkan Hot Standby Router Protocol (HSRP) berbasis VLAN. Integrasi
HSRP memungkinkan adanya redundansi yang efektif, sehingga jaringan lebih andal dan
memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap gangguan. Penggunaan VLAN memastikan
segmentasi jaringan yang lebih baik, mengurangi risiko kegagalan dan meningkatkan kinerja
jaringan secara keseluruhan. Selain itu, topologi three-tier akan memperbaiki distribusi
beban kerja dan mengurangi risiko kegagalan jaringan. Metode penelitian yang digunakan
mencakup desain untuk merancang arsitektur jaringan, simulasi dan pengujian
menggunakan perangkat lunak simulasi jaringan, serta evaluasi performa jaringan terhadap
skenario failover. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai throughput rata-rata pada kedua
VLAN stabil di angka 1,05 Mbit/s pada sebagian besar skenario, meskipun terdapat sedikit
penurunan menjadi 1,04 Mbit/s pada VLAN 200 di skenario kedua. Analisis jitter
menunjukkan variasi yang masih dalam batas toleransi, dengan nilai tertinggi mencapai 5,29
ms pada VLAN 200 di skenario kedua dan ketiga. Selain itu, packet loss tercatat hanya
terjadi pada VLAN 200, dengan nilai maksimum 1,2% pada skenario kedua, sedangkan
VLAN 100 menunjukkan performa tanpa kehilangan paket. Keseluruhan hasil ini
mengindikasikan bahwa desain jaringan yang diterapkan mampu memberikan kinerja yang
andal dan memenuhi kebutuhan operasional, terutama dalam menjaga konektivitas dan
redundansi jaringan di lingkungan rumah sakit.
Kata Kunci : HSRP, VLAN, Three-tier Network Topology, Iperf3, Wireshark.
Tidak tersedia versi lain