Text
ANALISIS PENGARUH PERLAKUAN ASAP CAIR TERHADAP KOMPOSIT BERPENGUAT SERAT SABUT KELAPA 50%
SAMSUL PRASETIO PUTRA.2025 Analisis Pengaruh Perlakuan Asap Cair
Terhadap Komposit Berpenguat Serat Sabut Kelapa 50% (dibimbingan oleh Dr.Ir.
Mukhlis M,S.T.,M.T. dan Ir.Kifli Umar, S.T.,M.Eng.)
Kata Kunci: serat sabut kelapa, asap cair, kekuatan tarik, ketangguhan impak,
komposit.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh perlakuan asap cair pada
serat sabut kelapa terhadap kekuatan mekanis komposit, khususnya pada uji tarik
dan impak. Serat sabut kelapa dipilih karena ketersediaannya yang melimpah dan
potensinya sebagai bahan penguat komposit yang ramah lingkungan. Metode
penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan membandingkan empat
kondisi perlakuan: tanpa perlakuan (TP), perlakuan pertama (P1J), perlakuan kedua
(P2J), dan perlakuan ketiga (P3J). Hasil pengujian tarik menunjukkan bahwa
perlakuan P2J memberikan kekuatan tarik maksimum tertinggi dengan rata-rata
18.28 MPa, meningkat 34.67% dibandingkan dengan kondisi TP yang hanya
mencapai 13.58 MPa. Sementara itu, P3J memiliki rata-rata kekuatan tarik sebesar
16.15 MPa, menunjukkan konsistensi performa antar spesimen yang lebih baik
dibandingkan P1J. Pada pengujian impak, spesimen tanpa perlakuan (TP) mencatat
ketangguhan impak tertinggi dengan rata-rata 20.880 KJ/m², sementara perlakuan
P3J mencatat nilai terendah sebesar 17.724 KJ/m². Perlakuan P2J menunjukkan
hasil yang kompetitif dengan rata-rata ketangguhan impak 19.433 KJ/m² dan
standar deviasi terkecil, mencerminkan konsistensi yang unggul. Secara
keseluruhan, perlakuan P2J direkomendasikan untuk aplikasi yang membutuhkan
kekuatan tarik tinggi, sedangkan TP lebih sesuai untuk aplikasi yang memerlukan
ketangguhan impak terbaik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat mendorong
pemanfaatan serat sabut kelapa sebagai material penguat komposit yang ekonomis
dan berkelanjutan.
Tidak tersedia versi lain