Text
HISTOLOGI HEPATOPANKREAS UDANG AIR TAWAR (Macrobrachium lar) YANG DIPELIHARA DALAM SISTEM AKUA-BIOFLOK DENGAN SUMBER KARBON YANG BEREDA
Muhamad Rismon Syafari, Npm. 05172011012. Histologi Hepatopankreas Udang
Air Tawar (Macrobrachium lar) Yang Dipelihara Dalam Sistem Akua-Bioflok
Dengan Sumber Karbon Yang Berbeda. Program Studi Budidaya Perairan,
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Khairun. Dibawa bimbingan Dr.
Aras Syazili, S.Pi., M.Si dan Dr. Gamal M Samadan, S.Pi., M.Si.
Udang air tawar merupakan salah satu komoditas perikanan yang memiliki nilai
ekonomi tinggi dan berpotensi besar untuk dikembangkan di Indonesia. Salah satu
jenis udang air tawar yang memiliki potensi tersebut adalah Macrobrachium lar.
Udang ini memiliki pertumbuhan yang relatif cepat, toleransi terhadap berbagai
kondisi lingkungan, serta nilai gizi yang tinggi. Namun, dalam sistem budidaya
intensif, tantangan yang sering dihadapi adalah penurunan kualitas air yang dapat
berdampak pada kesehatan dan kelangsungan hidup udang. Tujuan penelitian ini
yaitu untuk; Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran histologi
hepatopankreas udang air tawar Macrobrachium lar yang dipelihara dalam sistem
akua-bioflok dengan sumber karbon yang berbeda. Pengambilan sampel penelitian ini
dilaksanakan pada bulan Juli hingga Oktober 2024, di Badan Riset dan Inovasi
Nasional Kelurahan sasa, Ternate, Maluku Utara. Analisis uji histologi
hepatopankreas dilakukan di Labolatorium Bioteknologi UPA LDT Universitas
Khairun. Perlakuan dalam penelitian ini yaitu 4 perlakuan dengan sumber karbon
yang berbeda yang di pelihara dalam sistem akua-bioflok dengan perlakuan A molase
perlakuan B dedak perlakuan C tapioka dan perlakuan D kontrol atau tidak ada
penambahan karbon didalamnya. Yang diamati dalam penelitian ini yaitu histologi
hepatopancreas udang air tawar Macrobrachium lar yang di pelihara dalam sistem
akua-bioflok dengan sumber karbon yang berbeda. Hasil dari penelitian ini
menunjukan bahwa perlakuan molase memiliki Gambaran hepatopankreas yang sehat
dengan struktur tubulus yang utuh, lumen yang jelas, sel R dominan dan tersusun
rapi, dan tidak adanya vakuolisasi. Perlakuan dedak dan tapiokan menujukan jumlah
sel R berkurang, lumen yang tidak jelas, dan struktur tubulus yang tidak utuh.
Sedangkan perlakuan Kontrol terjadi kerusak sel dimana terdapat vakuola.
Kata Kunci : Histologi, Hepatopankreas, Akua-Bioflok, Udang, (Macrobrachium
lar).
Tidak tersedia versi lain