Perpustakaan Universitas Khairun

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of PENYELESAIAN RESTITUSI DALAM KASUS PERLINDUNGAN ANAK YANG MENJADI KORBAN TINDAK PIDANA PERSETUBUHAN
Penanda Bagikan

Text

PENYELESAIAN RESTITUSI DALAM KASUS PERLINDUNGAN ANAK YANG MENJADI KORBAN TINDAK PIDANA PERSETUBUHAN

Apriningsih - Nama Orang;

APRININGSIH. Penyelesaian Restitusi Dalam Kasus Perlindungan Anak Yang
Menjadi Korban Tindak Pidana Persetubuhan (Dibimbing Oleh Fahria dan
Ainurrafiqa Pelupessy)
Skripsi ini membahas proses penyelesaian dan mekanisme pembayaran
restitusi dalam kasus anak sebagai korban tindak pidana persetubuhan. Penelitian
ini berfokus pada upaya pemenuhan hak-hak korban, terutama hak atas restitusi,
yang kerap diabaikan dalam proses peradilan pidana. Dalam praktiknya, korban
hanya ditempatkan sebagai saksi tanpa memperhatikan kepentingannya sebagai
pihak yang dirugikan. System peradilan pidana lebih cenderung pada pelaku dan
keperluan, sehingga kerugian korban kerap dianggap sebagai bencana pribadi.
Penelitian ini memiliki tujuan untuk memahami bagaimana cara tahapan restitusi
berjalan hingga tahap persidangan serta bagaimana mekanisme pembayarannya
dilaksanakan. Metode yang digunakan yaitu penelitian empiris, dengan
mengandalkan data lapangan melalui wawancara dan observasi. Pendekatan ini
digunakan untuk melihat praktik hukum sebagai bagian dari perilaku masyarakat
dan realitas sosial yang terjadi dalam perlindungan hak korban, khususnya anak.
Hasil penelitian ini yakni, agar proses penyelesaian restitusi bagi anak yang
menjadi korban tindak pidana persetubuhan dilaksanakan berdasarkan ketentuan
hukum yang berlaku, seperti Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 yang
mengatur tentang Perlindungan Anak, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022
mengenai Sistem Peradilan Anak (SPPA). Dan mekanisme pembayaran restitusi
yang bisa dilakukan dengan beberapa cara yaitu pembayaran langsung oleh pelaku
aau terpidana, pembayaran dengan menggunakan, Lembaga Perlindungan Saksi
dan Korban (LPSK), pembayaran menggunakan Dana Bantuan Korban (DBK).
Kata kunci : Restitusi, Perlindungan Anak, Tindak Pidana, Persetubuhan


Ketersediaan
#
Lantai 2 2025 345 Apr P
S 755 2025
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
2025 345 Apr P
Penerbit
Ternate : FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS KHAIRUN TERNATE., 2025
Deskripsi Fisik
x.45 hlm. 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
22 Juli 2025
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
APRININGSIH
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Universitas Khairun
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?
  • PONTI4D: Link Slot Gacor Mudah Maxwin Hari Ini Dengan Situs Pola Gampang Menang Terbaik 2026
  • hiatoto
  • slot thailand
  • situs gacor
  • slot maxwin
  • slot gacor 2026

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?