Text
ANALISIS GRANULOMETRI SEDIMEN MANGROVE DI KECAMATAN OBA UTARA
Ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan
ekologi serta mendukung berbagai organisme makrobentik. Salah satu faktor
utama yang mempengaruhi ekosistem ini adalah karakteristik sedimen yang ada di
dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis granulometri sedimen pada
ekosistem mangrove di Kelurahan Guraping dan Desa Kaiyasa, Kecamatan Oba
Utara, Kota Tidore Kepulauan, serta mengkaji hubungan antara zonasi mangrove
dengan distribusi tekstur butiran sedimen. Metode yang digunakan dalam
penelitian ini meliputi pengambilan sampel sedimen dan vegetasi mangrove
menggunakan metode transek sabuk, serta analisis sedimen dengan metode
ayakan kering di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa butiran
sedimen pada kedua lokasi didominasi oleh pasir sangat halus dengan rata-rata
persentase sebesar 80,81% di Stasiun I dan 59,79% di Stasiun II, sedangkan fraksi
sedimen dengan persentase terendah adalah lanau di kedua stasiun. Hubungan
antara zonasi mangrove dan tekstur butiran sedimen menunjukkan bahwa jenis
mangrove yang dominan, seperti Rhizophora apiculata dan Sonneratia alba,
berperan dalam mempengaruhi stabilitas dan distribusi sedimen. Akar mangrove
memperlambat arus air, meningkatkan pengendapan partikel halus, serta
mendukung kondisi lingkungan yang lebih stabil bagi pertumbuhan vegetasi
mangrove. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mengenai hubungan
antara granulometri sedimen dan zonasi mangrove, serta dapat menjadi dasar
untuk pengelolaan dan konservasi ekosistem mangrove di wilayah pesisir.
Kata kunci: Mangrove, granulometri sedimen, zonasi, ekosistem pesisir.
Tidak tersedia versi lain