Text
PERBANDINGAN SIFAT FISIS DUA JENIS KAYU LOKAL MALUKU UTARA KAYU BESI (Intsia bijuga), DAN KAYU MARFALA (Langerstroemia speciosa)
Kayu Besi Papua dan kayu Marfala merupakan dua jenis kayu lokal Maluku
Utara yang dapat ditemukan ditempat penjualan baik sebagai bahan utama
bangunan, maupun furniture. Pengetahuan opsi kayu berkualitas sebagai bahan
utama bangunan ataupun hiasan masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk
mengkaji perbandingan sifat fisis terkait Kadar Air, Kerapatan dan, Berat jeniskayu
besi dan kayu marfala. Sampel diperoleh dari tiga tempat penjualan kayu yaitu
somel jepara moya, somel fitu, dan somel gambesi dengan ukuran 5 x 5 x 2 cm³
dipotong arah aksial secara acak. Kemudian sampel dibawa kelaboraturium Fakultas
Pertanian Universitas Khairun untuk dilakukan uji sifat fisis. Hasil penelitian
menunjukkan Kadar Airkayu besi tertinggi pada bagian pangkal adalah sampelkayu
besi (moya) 16.01%, bagian tengah 15.67% dan, bagian ujung 14.71%. Kerapatan
tertinggi pada bagian pangkal sampelkayu besi (moya) sebesar 0.90 g/cm³, bagian
tengah sampelkayu besi (fitu) sebesar 0.89 g/cm³ dan bagian tengah sampelkayu besi
(moya) sebesar 0.87 g/cm³. Untuk berat jenis tertinggi bagian pangkal sampelkayu
besi (moya) 0.78, bagian tengah samapelkayu besi (gambesi) 0.75 dan, bagian ujung
sampelkayu besi (fitu) 0.74. Kadar Air kayu Marfala tertinggi pada bagian pangkal
adala sampel kayu marfala (moya) 16.53%, bagian tengah sampel kayu Marfala
(fitu) 16.20 dan, bagian ujung sampel kayu Marfala (moya) 15.96%. Kerapatan
tertinggi bagian pangkal sampel kayu Marfala (moya) sebesar 0.55 g/cm³, bagian
tengah sampel kayu Marfala (fitu) 0.53 g/cm³, dan bagian ujung sampel kayu
Marfala (moya) 0.50 g/cm³. Untuk berat jenis tertinggi pada bagian pangkal sampel
kayu marfala (moya) 0.50, bagian tengah sampel kayu Marfala (moya) 0.46 dan,
bagian ujung sampel kayu marfala (moya) 0.43.
Kata kunci: kadar air, kerapatan, berat jenis,kayu Besi Papua, kayu Marfala,
moya, fitu, gambesi
Tidak tersedia versi lain