Text
KESADARAN MASYARAKAT DALAM MELESTARIKAN BAHASA GALELA UNTUK MEMPERKUAT IDENTITAS LOKAL DI TOGAWA BESI KECAMATAN GALELA SELATAN
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pudarnya bahasa galela pada anak
abak zaman sekarang yaitu kurangnya pembinaan dari orang tuannya sendiri
terhadap anaknya sejak usia dini untuk berbahasa daerah di lingkungan keluarga.
Penelitian ini bertujuan untuk [1]. Untuk mengetahui upaya dari kesadaran
masyarakat Desa Togawa Besi dalam melestarikan Bahasa Galela. [2]. Untuk
mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya pelestarian bahasa galela
di Togawa Besi Kecamatan Galela Selatan. Metode penelitian: Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini terdiri dari (1)
Pemerintah Desa (2) Tokoh adat (3) Tokoh Masyarakat (4) Ketua pemuda (5)
Masyarakat Togawa Besi. Teknik pengumpulan data: Observasi, Wawancara,
Dokumentasi. Teknik Analisis data: Reduksi data, Penyajian data dan Penarikan
Kesimpulan. Hasil penelitian yang saya dapat [1]. Bagaimana upaya masyarakat
dalam melestarikan Bahasa Galela untuk memperkuat identitas lokal di Togawa
Besi Kecamatan Galela Selatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa upaya
masyarakat dalam melestarikan Bahasa galela adalah: (a) Memasukkan Bahasa
Galela dalam kegiatan muatan lokal di sekolah, (b) lomba berbahasa Galela (c)
Bahasa galela di Ajarkan Di Rumah (d) membentuk komunitas pemuda dan (e)
membangun kolaborasi antara pemerintah desa Tokoh Adat, tokoh masyarakat.
[2]. Faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya pelestarian Bahasa Galela,
adalah: (a) Pengaruh teknologi dan media sosial. (b) kurangnya kesadaran. (c)
minimnya peran aktif masyarakat dalam menggunakan dan melestarikan Bahasa
Galela. (d) dukungan yang rendah dari pemerintah desa, lembaga pendidikan. (e)
lembaga adat juga menjadi penghambat dalam pelestarian Bahasa Galela. (f) di
lingkungan keluarga
Kata Kunci: Kesadaran Masyarakat, Melestarikan Bahasa Galela, Identitas
Lokal.
Tidak tersedia versi lain