Text
PENGARUH WAKTU FERMENTASI MENGGUNAKAN WADAH KOTAK KAYU TERHADAP KUALITAS BIJI KAKAO (Theobroma cacao, L)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu fermentasi
menggunakan wadah kotak kayu terhadap kualitas biji kakao (theobroma cacao l).
Rancangan percobaan pada penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap
(RAL) faktorial dengan 1 ( satu) faktor yaitu waktu fermentasi dengan perlakuan
F3, F4 dan F5. Percobaan diulangi sebanyak 3 (tiga) kali ulangan sehingga
diperoleh keseluruhan jumlah yaitu 9 (sembilan) unit percobaan . Wadah kotak
kayu yang digunakan dengan ukuran luas ruang 25 cm x 25 cm dan tingginya 25
cm, yang dimodifikasi tanpa adanya lubang aerasi sehingga terjadi fase anaerob
(tanpa/rendah oksigen) selama proses fermentasi. Biji kakao yang digunakan yaitu
kakao jenis lindak / bulk cocoa yang diperoleh dari perkebunan petani di oba
selatan, maluku utara, yang diambil dalam bentuk buah (pod/kolven). Fermentasi
berlasung selama 5 (lima) hari dengan pembalikan yang dilakukan setiap 12 jam
dan pengamatan suhu dan pH dilakuan setiap 8 jam. Hasil uji dari setiap perlakuan
dengan indikator pengamatan yaitu, suhu, pH, indeks fermentasi, jumlah biji per
100 gram, kadar kulit, kadar biji cacat, kadar air, kadar lemak dan kadar polifenol
dianalisa dengan menggunakan sidik ragam analisis of varians (ANOVA),
dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) dengan aplikasi MS. Exel 2016.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan F3, F4 dan F5, ada pengaruh yang
sangat signifikan pada lama waktu fermentasi menggunakan wadah kotak kayu.
Perlakuan terbaik didapati pada perlakuan F5 dengan data yang dihasilkan dapat
memenuhi standar mutu biji kakao kering.
Kata kunci: Fermentasi, kakao, kotak kayu, metode anaerob.
Tidak tersedia versi lain